Media Asuransi, JAKARTA – Upbit Indonesia menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi kripto dan teknologi Web3 di Tanah Air melalui program edukasi “Web3 on Campus”. Bersama IDNFT, Upbit Indonesia telah merampungkan rangkaian roadshow edukasi di empat kota, menjangkau sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan komunitas teknologi.
Program ini diselenggarakan di FEBI UIN Mataram, FTI UNU Yogyakarta, Fakultas Sistem Informasi Universitas Negeri Malang, serta Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado. Melalui kegiatan ini, Upbit Indonesia menghadirkan para praktisi industri untuk berbagi wawasan mengenai peluang karier di bidang Web3, blockchain, dan kripto, sekaligus memperkenalkan pentingnya kolaborasi dalam ekosistem teknologi terdesentralisasi.
|Baca juga: Resna Raniadi Jadi CEO Upbit Indonesia, Fokus Ekspansi Lokal dan Edukasi Publik
“Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dari mahasiswa terhadap teknologi Web3. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak inovasi digital global,” kata CEO Upbit Indonesia, Resna Raniadi, dalam keterangan resmi, Rabu, 25 Februari 2026.
Dia tegaskan, melalui inisiatif literasi ini Upbit ingin memastikan bahwa pemahaman tentang kripto tidak hanya sebatas investasi dan teknologi, tetapi juga mencakup pengetahuan mengenai keamanan dan peluang karier di masa depan.
|Baca juga: Transaksi Kripto Tembus Rp409 Triliun, Upbit Indonesia Ingatkan Pentingnya Keamanan bagi Pengguna
Ditambahkan bahwa roadshow ini menjadi bagian dari upaya Upbit Indonesia dalam membangun fondasi ekosistem Web3 yang inklusif dan berkelanjutan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan blockchain, keamanan aset digital, peluang profesi di industri Web3, hingga pentingnya kolaborasi lintas komunitas dalam mengembangkan inovasi.
Selain memperkuat literasi teknologi, program ini juga bertujuan mendorong kampus sebagai pusat pengembangan talenta digital. Dengan menjembatani dunia akademik dan industri, Upbit Indonesia berharap dapat mempercepat lahirnya inovator dan talenta lokal yang mampu bersaing di tingkat global.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
