1
1

DPLK Manulife Indonesia Gelar “DPLK Manulife Goes to Campus”

Peserta DPLK Manulife Goes to Campus berfoto bersama manajemen DPLK Manulife dan manajemen Kampus STMA Trisakti usai mengikuti kegiatan literasi di  Jakarta. : | Foto: DPLK Manulife

Media Asuransi, JAKARTA – Antusiasme memenuhi ruang kelas Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti saat program literasi “DPLK Manulife Goes to Campus” digelar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai persiapan masa pensiun yang lebih baik, sekaligus wujud komitmen DPLK Manulife Indonesia dalam mendukung peningkatan literasi keuangan di masyarakat.

Mengusung tema “Retirement Playbook: How Can You Better Plan for The Future”, acara ini menghadirkan Dr. Muhammad Ibrahim Rachman, Pengurus DPLK Manulife Indonesia sebagai pembicara.

|Baca juga: Apparindo dan DPLK Manulife Indonesia Adakan Kegiatan Literasi Dana Pensiun

Materi yang disampaikan berupa data, fakta, serta wawasan yang mendalam mengenai persiapan pensiun yang harus dilakukan sedini mungkin. Idealnya persiapan pensiun dimulai saat kita sudah bekerja, namun menjadi lebih baik lagi untuk memahami cara mempersiapkan masa pensiun sejak masih duduk di bangku kuliah.

Peserta DPLK Goes to Campus berasal dari program studi D3 Asuransi Jiwa dan D3 Asuransi Kerugian (umum), bidang yang erat kaitannya dengan pengelolaan risiko, keuangan, dan investasi. Sebagai penyelenggara dari kegiatan literasi ini, DPLK Manulife Indonesia memberikan nilai tambah dengan berbagi pengalaman perusahaan dalam pengelolaan dana pensiun, sehingga mampu memberikan wawasan praktis dan gambaran nyata bagi mahasiswa sebagai calon profesional.

|Baca juga: DPLK Manulife Indonesia dan Mayapada Hospital Gelar Talkshow

Dr. Muhammad Ibrahim Rachman dalam paparannya menegaskan, “Generasi muda perlu memahami bahwa perencanaan pensiun bukan sekadar menabung, tetapi merancang strategi untuk menjaga kualitas hidup pada masa sudah tidak produktif atau pensiun.”

Hal ini sejalan dengan hasil survei dari Manulife Financial Resilience and Longevity Report 2025, dimana keinginan utama masyarakat setelah pensiun adalah tetap aktif secara fisik, mental, dan sosial. Untuk itu DPLK Manulife terus berkomitmen mendorong program-program literasi keuangan khsusunya dana pensiun, baik secara internal maupun melalui asosiasi demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Chandra Daya (CDIA) Bagi Dividen Interim Rp1,34 per Saham, Dijadwalkan pada 29 Januari 2026
Next Post Rasio Klaim Asuransi Kredit Tembus 85,56%, OJK Minta Disiplin Underwriting Diperkuat!

Member Login

or