1
1

IHSG Senin Tertekan Perang Timur Tengah

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah di akhir perdagangan Senin, 2 Maret 2026. IHSG terpangkas dalam hingga 2,66 persen atau 218 poin ke level 8.016,83.

|Baca juga: BEI Ubah Ketentuan Liquidity Provider Saham

IHSG tertekan sentimen geopolitik Perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat terkait perlucutan persenjataan nuklir Iran. Serangan AS-Israel yang menyebabkan kematian pemimpin revolusi Iran, Ayatullah Khamenei, memicu serangan balasan dari Iran ke pangkalan-pangkalan militer AS di negara tetangga, seperti Uni Emirat Arab, Oman, hingga Arab Saudi.

|Baca juga: BEI Jatuhkan 3.040 Sanksi untuk 453 Emiten Sepanjang 2025, Ini Rinciannya!

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 56,21 miliar dengan nilai transaksi  Rp29,56 triliun. Sebanyak 671 saham turun, 108 saham menguat dan 41 saham stagnan.

Selain sentimen geopolitik, data ekonomi global tidak mendukung aset berisiko. Indeks Harga Produsen (PPI) yang lebih tinggi dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, kecil kemungkinan memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

|Baca juga: IHSG Berakhir Stagnan di 8.235

Pasar keuangan saat ini memperkirakan probabilitas 94,1 persen bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga Fed funds pada kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen dalam rapat kebijakan moneter Maret mendatang, menurut alat FedWatch CME.

EditorIrdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Mudik Saat Lebaran, Apakah Wajib?
Next Post BCA Syariah Kolaborasi dengan Haddad Alwi untuk Perluas Inklusivitas Perbankan Syariah

Member Login

or