Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I Jumat, 2 Januari 2026, di zona hijau. IHSG melaju 0,90 persen atau 77 poin ke level 8.724. Indeks sempat mencapai level tertinggi di 8.728 danterendah pada posisi 8.664,konsisten di zona hijau.
Sebanyak 487 saham menguat, 228 saham melemah dan 243 saham stagnan. Frekuensi transaksi mencapai 1,77 juta kali bernilai Rp11,79 triliun. Sembilan sektor menguat dan hanya dua sektor lainnya melemah yaitu sektor kesehatan -0,98 persen menjadi 2.044, dan keuangan -0,85 persen menjadi 1.536.
Indeks melaju di tengah geopolitik memanasi di awal tahun. Setelah perang Ukraina – Rusia dan ketegangan Timur Tengah antara Israel dan Iran, kini muncul sumber konflik baru di Selat Taiwan, antara China dan Taiwan yang berpotensi melibatkan Jepang.
Dalam pidato Tahun Baru, Presiden Taiwan Lai Ching-te mengatakan bertekad untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan memperkuat pertahanan terhadap invasi asing. Pernyataan ini ia lontarkan hanya sehari setelah berakhirnya latihan militer berskala besar China di sekitar perairan Taiwan.
Bursa Asia kompak menguat seiring optimisme pelaku pasar seputar saham Artificial Intelligence. Pasar masih menunggu kelanjutan kebijakan bunga Federal Reserve di awal tahun ini,
Sebagian besar perhatian investor tahun ini juga akan tertuju pada kekuatan ekonomi AS dan jalur kebijakan Fed. Sejumlah data ekonomi yang tertunda akibat penutupan pemerintahan AS akan dirilis dalam beberapa hari mendatang dan dapat menjadi kunci dalam menentukan seberapa jauh penurunan suku bunga dapat dilakukan.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
