Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di sesi I perdagangan Senin, 30 Maret 2026, tertekan buntunya proses negosiasi perang antara Amerika Serikat dan Iran. IHSG turun 26,65 poin atau 0,38 persen ke 7.070,40 pada akhir sesi I.
|Baca juga: IHSG Melemah di Akhir Pekan
Sebanyak 245 saham naik, 423 saham turun dan 146 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 14,41 miliar saham dengan total nilai Rp 7,72 triliun.
|Baca juga: Jajaran Petinggi BCA Kompak Borong Saham BBCA untuk Investasi Jangka Panjang
Pasar bereaksi negatif terhadap pengumuman Presiden AS Donald Trump bahwa ia memberikan Iran tambahan waktu 10 hari untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi penghancuran fasilitas energinya, setelah Iran menolak proposalnya untuk mengakhiri perang yang dimulai dari serangan udara AS-Israel terhadap Iran.
Harga minyak kembali memanas sebagai reaksi buntunya upaya negosiasi perang. Pada perdagangan pagi, WTI untuk pengiriman Mei 2026 tercatat di sekitar US$102,88 per barel, naik lebih dari 2 persen dari akhir pekan sebelumnya.
|Baca juga: CUAN, DSNG, UNTR, dan AMRT Jadi Saham Dijagokan untuk Jemput Rezeki Hari Ini
Akibatnya, pelaku pasar makin pesimistis adanya penurunan bunga acuan Federal Reserve di tahun ini.
Pasar kini memperkirakan sekitar 25 persen peluang kenaikan suku bunga setidaknya 25 basis poin pada pertemuan The Fed bulan Oktober nanti.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
