Media Asuransi, JAKARTA – Digitalisasi menjadi salah satu strategi Sompo Syariah untuk mempermudah akses layanan asuransi, meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, serta memperluas jangkauan kepada masyarakat. Namun, penerapannya perlu diimbangi dengan pengelolaan risiko yang baik.
|Baca juga: Sompo Syariah Resmi Beroperasi, Perkuat Komitmen di Industri Asuransi Indonesia
“Digitalisasi itu sebuah kepercayaan. Karena dengan digitalisasi proses itu jadi lebih mudah, dari sisi biaya dan waktu. Jadi itu adalah sebuah kepercayaan,” ujar Rachman Mustafa selaku Direktur Sompo Syariah dalam acara Press Conference dan Grand Launch Sompo Syariah di Al Jazeerah Restaurant, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
|Baca juga: Alasan Sompo Insurance Kembangkan Bisnis Asuransi Syariah di Indonesia
Menurutnya, perkembangan layanan digital mendorong perusahaan untuk terus beradaptasi agar dapat memberikan kemudahan akses kepada nasabah. “Dan jenisnya sekarang banyak yang bermain dengan digital. Jadi itu yang harus kita lakukan dan sudah pasti dengan mudahnya akses ke pelayanan. Dia akan perluas yang jauh lebih,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa digitalisasi harus disertai kesiapan dalam mengantisipasi risiko. “Tapi pada saat yang bersamaan, digitalisasi ini membutuhkan patensi risiko yang baik,” tambahnya.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

