1
1

Amar Bank Percepat Pembiayaan Digital UMKM

Amar Bank adalah bank digital Indonesia yang menawarkan berbagai layanan perbankan melalui aplikasi seluler, seperti menabung, pinjaman, dan deposito. | Foto: Amar Bank

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) menempatkan pemberdayaan UMKM sebagai prioritas utama guna memperkokoh ketahanan ekonomi digital.

Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian, mengatakan pendekatan ini menjadi kunci untuk membuka potensi besar UMKM yang selama ini belum tergarap secara optimal. Menurut Vishal, pihaknya sebagai pelaku pembiayaan digital berkeinginan memudahkan akses bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan usahanya.

“Melalui solusi keuangan digital yang mudah diakses dan andal, kami ingin membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk tumbuh lebih produktif dan kompetitif. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam membangkitkan potensi besar UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional,” kata Vishal dalam keterangannya, Kamis, 9 April 2026.

|Baca juga: Amar Bank (AMAR) Dorong Pemberdayaan UMKM Menuju Babak Baru Ekonomi Digital Indonesia

Untuk itu, perbankan digital memiliki peranan krusial dalam menjembatani kesenjangan tersebut. Vishal merasa digitalisasi memungkinkan proses yang lebih sederhana, akses pembiayaan lebih cepat dan sistem yang lebih aman sehingga mampu mendorong inklusi keuangan secara lebih luas.

Senada dengan Vishal, Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, juga menilai keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi tantangan utama bagi pelaku UMKM.

Pada diskusi acara Digital Banking & Economic Outlook 2026: Awakening Indonesia’s Sleeping Giant, Nailul menyampaikan banyaknya pelaku usaha kecil yang hingga kini masih bergantung pada modal pribadi maupun pinjaman dari keluarga akibat hambatan administratif dan tingginya biaya untuk mengakses layanan perbankan.

“Dalam konteks ini, kehadiran bank digital dan skema pembiayaan berbasis kemampuan (ability-based financing) menjadi peluang untuk memperluas akses keuangan, terutama di daerah yang masih bergantung pada pinjaman informal,” kata Nailul.

|Baca juga: Amar Bank (AMAR) Optimistis Perbankan Digital Terus Tumbuh

“Ke depan, penguatan literasi, inklusi keuangan, serta inovasi digital menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” kata Nailul.

Senior Vice President of MSME Amar Bank, Josua Sloane Solagracia, mengatakan komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi yang tepat guna untuk membantu pelaku UMKM mengatasi hambatan akses ke layanan keuangan formal.

Sementara dari sisi teknologi dan operasional, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Amar Bank, Kevin Kane, membeberkan perusahaannya akan terus memperkuat inovasi, termasuk melalui pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Hal itu dilakukan guna meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam proses perbankan secara menyeluruh.

“Di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat, kami terus mengembangkan infrastruktur dan mengeksplorasi inovasi baru untuk mendorong produktivitas dan efisiensi,” ujar Kevin.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Direktur BCA Berbagi Ilmu di Binus University
Next Post OCBC (NISP) Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Siap Buyback Saham

Member Login

or