Media Asuransi, JAKARTA – UNICEF Indonesia dan DBS Foundation berkolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak, termasuk pendidikan dan gizi, di Nusa Tenggara Timur (NTT).
DBS Foundation berkomitmen mendukung program terpadu senilai SGD 3,51 juta (sekitar USD 2,7 juta) untuk anak usia 4–12 tahun di sejumlah pusat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan sekolah dasar di NTT.
|Baca juga: DBS Foundation Dana Hibah Salurkan Rp48 Miliar untuk Kaum Marjinal
Selama dua tahun, program ini ditargetkan menjangkau sedikitnya 5.270 penerima manfaat langsung melalui dukungan konkret sekaligus penguatan sistem. Sasaran mencakup anak-anak di PAUD dan sekolah dasar, serta orang tua, pengasuh, guru, dan kepala sekolah. NTT terus menghadapi tantangan yang memengaruhi gizi dan pendidikan anak-anak.
|Baca juga: Sah! Eks Dirut KAI Ignasius Jonan Jadi Presiden Komisaris Baru di SOHO Global Health
Chief of Education UNICEF Indonesia Katheryn Bennett, mengatakan setiap anak berhak memperoleh awal kehidupan terbaik. Masa awal kehidupan merupakan periode krusial untuk memenuhi hak tersebut. Ketika anak-anak mendapatkan gizi cukup, kesempatan belajar berkualitas, serta lingkungan yang aman dan melindungi, mereka memiliki fondasi untuk tumbuh optimal dan mencapai potensi penuh,’’ kata Katheryn dalam keterangannya, Kamis, 26 Februari 2026.
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika, menambahkan, DBS Foundation, berkomitmen meningkatkan kualitas hidup komunitas rentan dengan menyediakan kebutuhan dasar dan mendorong inklusi keuangan.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
