Media Asuransi, JAKARTA – Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA Jahja Setiaatmadja kembali mempertebal pundi-pundinya dengan menambah kepemilikan saham di bank swasta terbesar di Indonesia tersebut.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 3 Februari 2026, Jahja terpantau memborong puluhan ribu lembar saham BBCA untuk tujuan investasi pribadi. Dalam dokumen resmi tersebut, Jahja Setiaatmadja memberikan pernyataan tegas mengenai status kepemilikannya.
Ia menyebutkan transaksi tersebut dilakukan pada 2 Februari 2026 dengan volume pembelian sebanyak 67.000 unit saham. Jahja mengeksekusi pembelian tersebut pada harga Rp7.450 per lembar saham dengan status kepemilikan langsung.
|Baca juga: PTPP Peroleh Proyek Pembangunan Gedung Institusional Kejaksaan Agung di Awal 2026
|Baca juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Bukukan Prapenjualan Rp10,04 Triliun di 2025
|Baca juga: Bos OJK Desak Kesiapan Industri Asuransi RI Hadapi Risiko Bencana Alam
Aksi korporasi individu ini secara otomatis meningkatkan porsi kepemilikan saham Jahja di BBCA. Sebelum transaksi dilakukan, ia tercatat memiliki 34.933.644 unit saham.
Setelah melakukan pembelian teranyar ini, total koleksi sahamnya melesat menjadi 35.000.644 unit saham. Meski jumlah lembar saham bertambah secara signifikan, namun hak suara yang dimiliki Jahja tetap berada di angka 0,03 persen.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
