Media Asuransi, JAKARTA – Pendanaan korporasi dari pasar modal selama sepekan mencapai Rp1,8 triliun. Pendanaan itu berasal dari satu emisi obligasi korporasi dan satu pencatatan perdana saham.
|Baca juga: Saham Elnusa (ELSA) Tembus Nilai Tertinggi Sejak IPO di Harga Rp770
Pada Rabu, 8 Maret 2026, Bursa Efek Indonesia mencatatkan Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap II Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Bank Mandiri Taspen dengan nilai nominal Rp1,5 triliun. Obligasi ini memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.
Lalu pada Jumat lalu, 10 Maret 2026, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) meraih dana public melalui pencatatan perdana sahamnya di Papan Pengembangan BEI. WBSA menjadi perusahaan tercatat pertama di BEI pada tahun 2026 dengan total fund-raised (dana yang dihimpun) sebesar Rp302,40 miliar.
|Baca juga: Bukalapak (BUKA) Ungkap Alasan Sisa Dana IPO Rp4,28 Triliun Belum Terserap
Sepanjang tahun 2026, telah tercatat 48 emisi obligasi dan sukuk dari 32 emiten dengan total nilai Rp52,44 triliun. Secara keseluruhan, terdapat 688 emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI dengan nilai outstanding Rp564,69 triliun dan USD149,41 juta, yang diterbitkan oleh 134 emiten.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
