Media Asuransi, JAKARTA – Momentum International Day of Climate Action yang diperingati setiap 24 Oktober menjadi pengingat bahwa aksi terhadap perubahan iklim juga dapat dimulai dari praktik yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Momentum ini mendorong kesadaran terhadap pentingnya konservasi lingkungan, praktik berkelanjutan, serta langkah-langkah yang dapat mendukung pengurangan emisi dan masa depan yang lebih hijau.
Semangat tersebut diwujudkan oleh Great Eastern Life Indonesia melalui rangkaian The Great Comfund pada kuartal ketiga 2026 yang menghadirkan Upcycling Workshop bersama Recycling Village sebagai salah satu aksi sustainability yang melibatkan karyawan.
|Baca juga: Great Eastern Life Indonesia Perkuat Solusi Employee Benefits melalui Kemitraan dengan IGP
Melalui kegiatan ini, karyawan diajak untuk melihat sampah plastik bukan hanya sebagai material yang sudah tidak terpakai, tetapi sebagai sumber daya yang masih dapat diolah kembali sehingga memiliki fungsi dan nilai baru.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peluncuran The Greatest Ambassador Project, sebuah inisiatif yang mengajak karyawan menjadi bagian dari perjalanan sustainability Great Eastern Life Indonesia melalui aksi nyata.
Great Eastern Life Indonesia berkolaborasi dengan Recycling Village, organisasi yang berfokus pada edukasi dan praktik pengelolaan sampah serta pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai.
Melalui kolaborasi ini, karyawan tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga terlibat langsung dalam proses memberikan fungsi baru pada material yang sebelumnya dianggap sebagai sampah.
|Baca juga: Great Eastern Catat Laba Melonjak 43% di Semester I/2026
Dalam rangkaian workshop tersebut, sebanyak 154 karyawan mengikuti lima sesi pengolahan sampah plastik. Sebanyak 6,6 kilogram sampah plastik atau setara dengan 277 lembar kantong plastik kresek yang sebelumnya dikumpulkan karyawan dari lingkungan sekitar digunakan sebagai material dalam kegiatan tersebut.
Direktur Kepatuhan Great Eastern Life Indonesia Yungki Aldrin mengatakan, aksi terhadap lingkungan dapat dimulai dari keputusan-keputusan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana kita menggunakan dan memperlakukan material yang ada di sekitar kita. ‘’Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada karyawan. Kami percaya, perubahan yang konsisten dapat dimulai dari pemahaman dan kebiasaan sederhana yang kemudian berkembang menjadi bagian dari budaya sustainability,” ujar Yungki dalam keterangannya, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun cara pandang yang lebih bertanggung jawab terhadap konsumsi dan penggunaan sumber daya. Kebiasaan seperti mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah sejak dari sumber, menggunakan kembali barang yang masih memiliki fungsi, hingga mempertimbangkan potensi pemanfaatannya sebelum dibuang dapat menjadi bagian dari penerapan ekonomi sirkular dalam keseharian.
Melalui The Greatest Ambassador Project dan berbagai inisiatif sustainability yang melibatkan karyawan, Great Eastern Life Indonesia terus mendorong agar prinsip keberlanjutan tidak berhenti pada awareness, tetapi diterjemahkan menjadi tindakan yang dapat dilakukan secara konsisten.
Sejalan dengan semangat Great Everyday Together, Great Eastern Life Indonesia percaya bahwa ketika setiap individu mengambil bagian melalui langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama, setiap tindakan dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar bagi lingkungan dan bersama Jadi Hebat, Reach for Great.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

