Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) masih berkutat di zona merah saat akhir perdagangan sesi I, Senin, 19 Oktober 2026. IHSG terkoreksi 5,05 persen atau 261 poin ke posisi 4.923.
|Baca juga: 7 Tips Sebelum Memutuskan Memulai Investasi di Saham
Volume perdagangan yang tercatat mencapai 16, 89 miliar saham. Dengan volume perdagangan tersebut, nilai transaksi yang dibukukan Rp10,03 triliun. Sebanyak 744 saham turun harga, 42 naik harga dan 13 flat.
Pelaku pasar masih tergoncang berita seputar MSCI yang membuka konsultasi reklasifikasi Bursa Efek Indonesia, dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Krisis kepercayaan masih menjadi sentimen utama.
Langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memberi denda hingga Rp2,1 triliun kepada pihak terkait manipulasi perdagangan saham PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) dan juga saham IPO PT. Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dan PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang diperuntukkan bagi sekelompok pihak terkait dengan pemegang saham pengendali, belum bisa mengangkat indeks.
Sementara itu pasar saham Asia variatif pada perdagangan hari ini. Para pelaku pasar mempertimbangkan ancaman baru dari Iran terkait konflik perang di Selat Hormuz.
Seorang pejabat keamanan senior Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa Teheran telah menyusun strategi respons militer baru jika terjadi serangan lebih lanjut dari AS dan Israel. Ancaman Iran itu terjadi di tengah laporan tentang berbagai serangan terhadap kapal-kapal komersial di perairan sekitar Semenanjung Arab.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

