Media Asuransi, JAKARTA – Pada Jumat, Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap IV Tahun 2025 senilai Rp3 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2025 senilai Rp2,5 triliun dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mulai dicatatkan di BEI.
Selama sepekan perdagangan (24 – 28 November 2025) hanya terdapat pencatatan 1 obligasi dan 1 sukuk di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun demikian nilai emisi dari surat utang korporasi mencapai Rp5,5 triliun.
|Baca juga: Orange Forum Tutup Kesenjangan Pembiayaan SDG
Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk obligasi dan sukuk tersebut masing-masing adalah idAAA (Triple A) dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) dengan Wali Amanat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap IV Tahun 2025 terdiri dari:
Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap IV Tahun 2025 Seri A (SMII04ACN4): nilai nominal sebesar Rp800 miliar dengan tingkat bunga 5,00 persen per tahun, jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.
|Baca juga: Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Pertahankan Peringkat idAAA dengan Prospek Stabil
Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap IV Tahun 2025 Seri B (SMII04BCN4): nilai nominal sebesar Rp1,7 triliun dengan tingkat bunga 5,45 persen per tahun, jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi.
Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap IV Tahun 2025 Seri C (SMII04CCN4): nilai nominal sebesar Rp900 miliar dengan tingkat bunga 5,75 persen per tahun, jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi.
Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap IV Tahun 2025 Seri D (SMII04DCN4): nilai nominal sebesar Rp300 miliar dengan tingkat bunga diskonto, jangka waktu 10 tahun sejak tanggal emisi.
Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap IV Tahun 2025 Seri E (SMII04ECN4): nilai nominal sebesar Rp300 miliar dengan tingkat bunga diskonto, jangka waktu 15 tahun sejak tanggal emisi.
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2025 terdiri dari:
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2025 Seri A (SMSMII03ACN2): nilai nominal sebesar Rp1,7 triliun dengan indikasi tingkat nisbah setara dengan 5,00 persen per tahun, jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.
|Baca juga: Emisi Obligasi Korporasi Menyentuh Angka Rp166,24 Triliun
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2025 Seri B (SMSMII03BCN2): nilai nominal sebesar Rp800 miliar dengan indikasi tingkat nisbah setara dengan 5,45 persen per tahun, jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi.
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2025 adalah 164 emisi dari 76 emiten senilai Rp195,85 triliun.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
