1
1

BNI (BBNI) Siap Perpanjang Periode Buyback Saham

Gedung BNI. | Foto: BNI

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI mempertimbangkan memperpanjang periode pembelian kembali saham (buyback) yang dijadwalkan berakhir pada 26 Oktober 2026.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan perseroan masih mencermati perkembangan pasar dan peluang perpanjangan periode buyback sesuai dengan ruang yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“Pelaksanaan buyback dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kecukupan permodalan perseroan, serta tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Okki, dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat, 23 Oktober 2026.

|Baca juga: Kredivo Catat 48% Pengakses Kredit Pertama Berasal dari Kaum Hawa

Program buyback tersebut sebelumnya diumumkan BNI melalui keterbukaan informasi pada Juli 2026. Perseroan menjalankan aksi korporasi ini dengan mempertimbangkan kepentingan pemegang saham dan kebutuhan modal untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Hingga Agustus 2026, total aset BNI mencapai Rp1.434,1 triliun, tumbuh 24,8 persen secara tahunan (yoy). Kredit yang disalurkan meningkat 27,1 persen YoY menjadi Rp977,2 triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 29,4 persen YoY menjadi Rp1.124,7 triliun.

Dari sisi profitabilitas, BNI mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp28,9 triliun, tumbuh 14,3 persen YoY. Adapun laba bersih perseroan mencapai Rp14,33 triliun, meningkat 6,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

|Baca juga: Bank Mandiri (BMRI) Buyback 91,75 Juta Saham, Dividen 2026 Capai Rp50,63 Triliun

Okki mengatakan BNI tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan pemegang saham, kebutuhan pengembangan bisnis, dan kecukupan modal dalam menjalankan aksi korporasi tersebut.

“Langkah ini mencerminkan keyakinan kami terhadap fundamental dan prospek bisnis BNI yang tetap kuat,” pungkas Okki.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Kredivo Catat 48% Pengakses Kredit Pertama Berasal dari Kaum Hawa
Next Post BTN (BBTN) Buka Opsi Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Modal

Member Login

or