1
1

Fondasi Perusahaan Kuat Modal Utama Kepercayaan Nasabah dan Keyakinan Agen

Wakil Presiden Direktur dan Deputy CEO Manulife Indonesia, Novita J. Rumngangun dan GM Agency William Satriadi Soetrisno dalam konferensi pers. | Foto : Manulife Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Selama lebih dari empat dekade di Indonesia, Manulife Indonesia membangun fondasi finansial yang kuat bagi agen untuk mengembangkan karier dan melayani nasabah dengan percaya diri. Perusahaan memperkuat kapabilitas agen melalui pelatihan, pendampingan, dan teknologi agar mampu memahami kebutuhan nasabah serta memberikan rekomendasi relevan. Demikian disampaikan Vice President Director & Deputy CEO Manulife Indonesia, Novita J. Rumngangun.

Bagi Novita, yang akrab disapa Nona, perjalanan perusahaan mencerminkan konsistensi Manulife Indonesia membina agen kompeten dan tepercaya untuk menghadirkan perlindungan bagi keluarga Indonesia. “Selama 41 tahun, kami memperkuat komitmen jangka panjang untuk Indonesia dengan mengembangkan agen profesional dan berintegritas. Sebagai pendamping nasabah, agen membantu keluarga Indonesia membangun ketahanan finansial dan memperoleh perlindungan jangka panjang,” ujar Novita.

|Baca juga: Manulife Perluas Pemanfaatan AI di Asia, Bidik Kontribusi Besar terhadap Core Earnings 2027

“Nasabah perlu diyakinkan bahwa perusahaan yang mereka pilih mampu memenuhi kewajibannya ketika perlindungan benar-benar dibutuhkan. Adapun bagi agen, fondasi tersebut memberikan keyakinan bahwa solusi yang mereka rekomendasikan didukung oleh perusahaan yang kuat dan bertanggung jawab,” jelas Novita.

Ia menambahkan, kepercayaan terhadap Manulife Indonesia dibangun melalui tata kelola yang kuat, pengalaman dalam perlindungan kesehatan dan jiwa, serta layanan yang konsisten. Fondasi ini mendukung agen dalam memberikan rekomendasi kepada nasabah

Klaim Rata-rata Rp 8 Triliun per Tahun

Konsistensi Manulife Indonesia dalam memenuhi kewajiban pembayaran klaim menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan nasabah. Dalam lima tahun terakhir, Manulife Indonesia secara konsisten membayarkan klaim dan manfaat kepada nasabah dengan nilai rata-rata Rp8 triliun per tahun. Mulai 2025, seiring penerapan PSAK 117, penyajian angka dalam laporan keuangan menggunakan pendekatan yang berbeda. Berdasarkan standar tersebut, Manulife Indonesia mencatat beban jasa asuransi sebesar Rp3,68 triliun pada 2025, yang mencakup klaim asuransi jiwa dan kesehatan,
manfaat polis lainnya, serta biaya terkait layanan asuransi. * 

Wakil Presiden Direktur dan Deputy CEO Manulife Indonesia, Novita J. Rumngangun dan GM Agency William Satriadi Soetrisno memperkenalkan produk Manulife Dynamic Smart Assurance. | Foto : Manulife Indonesia

Home for Agency : Ekosistem untuk Lebih dari 18.000 Agen

Novita menjelaskan, ungkapan Manulife Indonesia sebagai ‘Home for Agency’ mencerminkan komitmen perusahaan dalam menyediakan ekosistem dan model bisnis yang dapat dipilih sesuai aspirasi setiap agen. Mereka dapat menekuni profesi ini sebagai jalur karier maupun mengembangkannya sebagai bisnis. Untuk mendukung pilihan tersebut, Manulife Indonesia yang menaungi lebih dari 18.000 agen menyediakan pengembangan kompetensi, bimbingan dari leader dan mentor, serta teknologi yang membantu agen menjalankan bisnis dan melayani nasabah secara lebih efektif.

GM Agency Manulife Indonesia, William Satriadi Soetrisno, menyatakan Manulife terbuka bagi profesional, pengusaha, dan lulusan baru yang ingin membangun karier fleksibel, bermakna, dan berpeluang tumbuh sebagai agen.

|Baca juga: Manulife Indonesia Dorong Keluarga Bangun Kemandirian Finansial

Manulife terus membina agen yang kompeten, berintegritas, berempati, dan berperan sebagai trusted advisor bagi nasabah. Agen juga perlu memiliki growth mindset untuk mengikuti perubahan kebutuhan, teknologi, dan cara nasabah berinteraksi.

Untuk mendukung standar tersebut, agen dibekali kemampuan menggali kebutuhan nasabah, berkomunikasi secara bertanggung jawab, serta memberikan rekomendasi sesuai dan transparan. Kapabilitas ini diasah melalui program terstruktur, bimbingan, dan praktik sehari-hari. Agen juga didorong meningkatkan kompetensi dan mencapai standar industri, termasuk MDRT.

“Sebagai bagian dari organisasi global, Manulife memberikan akses kepada agen terhadap praktik terbaik dan inovasi terkini. Fasilitas berupa AI Assistant dan solusi digital memperkuat peran agen dalam konsultasi dan layanan, tanpa menggantikan sentuhan manusia, empati, dan pertimbangan profesional. Kombinasi kekuatan global dan dukungan lokal tersebut menjadi salah satu alasan agen memilih Manulife sebagai tempat membangun karier,” ungkap William.

Selain penghasilan, menjadi agen Manulife membuka kesempatan memperluas kompetensi, jaringan profesional, kepemimpinan, dan bisnis jangka panjang. Agen memperoleh akses ke program pengembangan, komunitas, dukungan digital, serta jalur sebagai top producer maupun team builder.

NEXTPro untuk Profesional hadir sebagai jalur karier profesional bagi mereka yang ingin mengembangkan potensi sebagai agen. Komitmen Manulife dalam mengembangkan agen juga diwujudkan dengan membuka peluang bagi kalangan profesional untuk membangun karier yang kredibel dan memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang. 

Peluang tersebut dihadirkan melalui NEXTPro, yang membekali peserta dengan pengembangan kompetensi, pendampingan, dan ekosistem Manulife untuk menjalani profesi agen secara profesional.

“NEXTPro bersama kampanye #YourNextMove menunjukkan bahwa profesi agen merupakan karier yang kredibel, profesional, fleksibel, dan memiliki peluang pertumbuhan jangka panjang. Fokus kami bukan sekadar menambah jumlah agen, tetapi menarik dan mengembangkan talenta berkualitas untuk membantu lebih banyak keluarga di Indonesia,” tegas William. (*) 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Dukung Generasi Muda Raih Masa Depan Impian, Allianz Indonesia Kembali Hadirkan Allianz MoveNow Camp 2026
Next Post Top Producer of The Year 2025, Kristiana Anggriani: “Manulife Memberikan Jalan bagi Agen”

Member Login

or