Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) di sesi I Kamis, 15 Oktober 2026. IHSG terkikis 2,16 persen atau 128,30 poin ke level 5.814 dipicu data inflasi AS bulan September yang melampaui ekspektasi pasar.
|Baca juga: Rupiah Keok, BI: Memburuknya Sentimen Risk Off Dorong Penguatan Dolar AS
Indeks sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi 5.917 dan terendah di level 5.804 yang tetap berada di zona merah.
Sebanyak 80 saham naik, 621 saham melemah dan 89 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 22,43 miliar saham, dengan total nilai Rp 8,57 triliun
|Baca juga: Technical Rebound, IHSG Menguat ke Level 5.974
Data inflasi AS September 2026 yang tercatat sebesar 3,7 persen secara tahunan (YoY) melampaui konsensus pasar (3,6 persen) serta target jangka panjang Federal Reserve yang sebesar 2 persen.
Investor khawatir The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama dan bahkan membuka potensi kenaikan suku bunga acuan (Federal Funds Rate) sekali lagi menjelang akhir tahun 2026. Mata uang negara negara emerging market mengalami pelemahan karena indeks dolar AS seketika menguat.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

