Media Asuransi, JAKARTA – Founder dan Director The Wahid Foundation, Yenny Wahid, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, kohesi sosial, kedamaian, dan saling pengertian menjadi faktor penting bagi keberlangsungan bisnis dan pembangunan ekonomi.
|Baca juga: IBC: Pertumbuhan Ekonomi Memerlukan Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Masyarakat Sipil
“Kalau kohesi sosial tidak tercapai, kalau tidak ada kedamaian, tidak ada saling pengertian, yang terjadi adalah konflik. Maka bisnis juga tidak bisa jalan. Ekonomi juga tidak bisa berjalan,” ujar Yenny pada saat sesi doorstop dalam peluncuran Indonesia Economic Summit (IES) 2027 di Sudirman Hall, Sequis Tower Lantai 2, Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.
Ia mengapresiasi inisiatif Indonesian Business Council (IBC) melalui Indonesia Economic Summit (IES) 2027 yang mendorong pertumbuhan sekaligus keadilan ekonomi. Yenny menilai, upaya tersebut perlu didukung regulasi yang berkembang, kemampuan manajemen sektor swasta, serta kepercayaan masyarakat di tingkat komunitas.
|Baca juga: Mulai 2027, OJK Perketat Pengukuran Solvabilitas Perusahaan Asuransi
“Semangat yang ditunjukkan oleh IBC hari ini, apalagi dengan akan di-launchingnya IES 2027 itu luar biasa sekali. Bagaimana menciptakan bukan saja pertumbuhan ekonomi tetapi juga keadilan ekonomi. Penting sekali ingin menciptakan dampak positif bahwa regulasinya bisa berkembang, swasta juga punya kemampuan manajemen Itu sudah menengah dan masyarakat punya kemampuan trust dari komunitas,” ujar Yenny.
IES 2027 mengusung tema “From Growth to Prosperity: Social Impact Beyond Numbers” dan akan mempertemukan pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, serta pemangku kepentingan untuk membahas pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Acara tersebut juga menghadirkan M. Arsjad Rasjid P. M. (Chair of the Board of Trustees IBC), Sofyan A. Djalil (CEO IBC), William Sabandar (COO IBC), Sigit Puji Santosa (CEO PT Danantara Development Management Fund), dan Rahayu Saraswati (Founder Saraswati Fellowship).
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

