Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di sesi I Selasa, 6 Oktober 2026. IHSG menanjak 1,26 persen atau 77,23 poin ke level 6.196,09, melanjutkan penguatan dua hari sebelumnya di Jumat dan Senin kemarin.
|Baca juga: IHSG Sesi I Masih Tertekan Saham ARB dan Rupiah
Volume perdagangan mencapai 29,37 miliar saham senilai Rp6,11 trilliun. Sebanyak 498 saham menguat, 157 saham melemah, dan 130 saham stagnan. Frekuensi transaksi selama sesi I tercatat sebanyak 1.141.655 kali.
Penguatan IHSG seiring menguatnya bursa regional. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,78 persen ditopang saham saham teknologi dan farmasi. Pasar saham masih dibayangi kenaikan imbal hasil US Treasury kendati Bank Sentral AS, The Fed mengindikasikan belum akan menaikkan bunga di bulan ini.
|Baca juga: Peluang Kenaikan Bunga The Fed Mengecil, IHSG Lanjutkan Penguatan
Harga minyak mentah anjlok sekitar US$2 per barel, Senin, setelah ekspor minyak dari Timur Tengah meningkat dan negara-negara Group of Seven (G7) berkomitmen menambah pasokan. Namun, penurunan harga terbatas karena pasar masih mengkhawatirkan gangguan pasokan akibat perang Amerika dengan Iran.
Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup merosot US$1,93 atau 1,89 persen menjadi US$100,32 per barel, demikian laporan Reuters, di New York, Senin (5/10) atau Selasa (6/10) pagi WIB.
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), terkoreksi US$1,68 atau 1,84 persen menjadi US$89,43 per barel.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
