1
1

Laba Multifinance Tumbuh 19,04%, Tembus Rp17,38 Triliun per Agustus 2026

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan (PVML) OJK Agusman. | Foto: Youtube OJK

Media Asuransi, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat laba bersih industri perusahaan pembiayaan atau multifinance tumbuh 19,04 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp17,38 triliun per Agustus 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan, industri multifinance diperkirakan masih mampu mencatatkan pertumbuhan laba positif hingga akhir 2026.

“Laba industri multifinance diperkirakan tetap tumbuh positif hingga akhir 2026,” kata Agusman dalam jawaban tertulisnya yang dikutip Jumat, 9 Oktober 2026.

|Baca juga: Citi Tunjuk Michael Zezas sebagai Head of Research

Optimisme tersebut muncul di tengah kinerja pembiayaan yang bervariasi pada sejumlah segmen. Per Agustus 2026, pembiayaan multifinance ke sektor produktif justru mengalami kontraksi 1,81 persen secara tahunan menjadi Rp241,88 triliun.

|Baca juga: Pembiayaan Produktif Multifinance Turun 1,81% Jadi Rp241,88 Triliun Per Agustus 2026

Sementara itu, pembiayaan modal kerja tumbuh 5,40 persen secara tahunan menjadi Rp54,38 triliun. Pembiayaan multiguna juga meningkat 4,58 persen menjadi Rp257,38 triliun.

Di sisi lain, pembiayaan investasi mengalami kontraksi 4,47 persen secara tahunan menjadi Rp169,12 triliun. Perbedaan kinerja tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan pembiayaan belum merata di seluruh segmen industri multifinance.

OJK menilai prospek laba industri masih positif hingga penghujung tahun. Namun, proyeksi tersebut tetap perlu dicermati seiring dengan dinamika penyaluran pembiayaan di masing-masing segmen.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Pembiayaan Produktif Multifinance Turun 1,81% Jadi Rp241,88 Triliun Per Agustus 2026
Next Post Ketum AASI Dorong Profesionalisme Tenaga Pemasar Asuransi Syariah

Member Login

or