Media Asuransi, JAKARTA – PT AIA Financial (AIA) terus memperkuat kanal bancassurance melalui kerja sama dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA untuk mendorong pertumbuhan bisnis.
Direktur Distribusi Kemitraan AIA Ivy Widjaja mengatakan bancassurance menjadi salah satu kanal distribusi strategis bagi AIA. Menurut dia, kerja sama dengan BCA memungkinkan perseroan menawarkan solusi perlindungan dan perencanaan keuangan kepada nasabah sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Sebagai mitra strategis BCA, AIA terus memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan solusi perlindungan dan perencanaan keuangan yang relevan dengan kebutuhan nasabah di setiap tahapan kehidupan,” ujar Ivy kepada Media Asuransi, dikutip Kamis, 8 Oktober 2026.
Dalam menjalankan strategi tersebut, AIA memanfaatkan jaringan dan ekosistem BCA. Perseroan juga memperkuat edukasi finansial, kapabilitas tenaga pemasar, serta berbagai kanal layanan agar nasabah lebih mudah mengakses produk asuransi.
|Baca juga: Bank Raya Tunjuk Hari Basuki Jadi Direktur Bisnis
|Baca juga: Pembiayaan Kendaraan Listrik di Multifinance Tumbuh 34,67% per Agustus 2026
Langkah tersebut sejalan dengan perkembangan bisnis bancassurance di industri asuransi jiwa. Data AAJI menunjukkan premi dari kanal bancassurance mencapai Rp41,58 triliun pada semester I/2026, tumbuh 17,9 persen secara tahunan. Nilai tersebut menyumbang sekitar 43,8 persen dari total premi industri asuransi jiwa.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bancassurance masih menjadi kanal distribusi terbesar industri asuransi jiwa. Per Juni 2026, kontribusinya mencapai 42,6 persen terhadap total pendapatan premi asuransi jiwa.
Kerja sama AIA dan BCA juga terus diperluas melalui pengembangan produk. Terbaru, kedua perusahaan meluncurkan Wealth Prestige Protection (Prestige Pro) pada 2 Oktober 2026. Produk tersebut menyasar nasabah High-Net-Worth (HNW) dan menggunakan denominasi dolar AS.
Ivy mengatakan AIA masih akan mengoptimalkan kerja sama tersebut ke depan. Namun, dia tidak merinci besaran kontribusi bancassurance terhadap total bisnis AIA maupun target kenaikan kontribusinya.
“Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan kolaborasi ini melalui inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap kebutuhan nasabah,” pungkas Ivy.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

