1
1

Asuransi Tri Pakarta Mantap Penuhi Ekuitas Rp1 Triliun di Akhir 2028

Gedung Kantor Pusat Asuransi Tri Pakarta (TRIPA). | Foto: Tri Pakarta

Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) optimistis dapat memenuhi ketentuan ekuitas minimum sebesar Rp1 triliun pada akhir 2028 sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keyakinan itu terjaga meski implementasi PSAK 117 membuat posisi ekuitas perusahaan secara akuntansi mengalami penurunan.

Direktur Utama TRIPA G.C. Koen Yulianto mengatakan penurunan tersebut bukan disebabkan oleh melemahnya fundamental perusahaan, melainkan perubahan metode pencatatan yang diterapkan melalui PSAK 117.

“Kami berusaha memenuhi ekuitas Rp1 triliun dari kemampuan kita mengakumulasi laba. Jadi posisi sekarang karena sudah menggunakan PSAK 117 memang ekuitas kita di Desember 2025 turun dari PSAK 104 karena memang sistem, sekarang ekuitas kita kira-kira Rp551 miliar,” ujarnya, usai RUPS Tahun Buku 2025, Selasa, 30 Juni 2026.

Dia menjelaskan selisih penurunan ekuitas tersebut akan kembali terakumulasi pada tahun-tahun berikutnya karena adanya pergeseran pengakuan pendapatan dalam standar akuntansi yang baru. Dengan demikian, secara ekonomi kondisi perusahaan dinilai tetap sesuai dengan rencana yang telah disusun.

“Kekurangan atau penurunan ekuitas itu nanti akan terakumulasi juga di tahun-tahun berikutnya, balik lagi angkanya cuma geser saja. Pendapatannya bergeser ke 2026, 2027, 2028 karena memang PSAK 117 menghitung bisnis sesuai periodenya,” katanya.

|Baca juga: Tumbuh 29,8%, BEI Cetak Pendapatan Konsolidasi Rp3,66 Triliun di 2025

|Baca juga: BEI Sebut IHSG Cetak 24 Kali All Time High di 2025

Untuk mencapai target tersebut, TRIPA mengandalkan akumulasi laba yang dihasilkan dari kegiatan usaha. Perusahaan juga telah menyusun perencanaan jangka menengah sebagai acuan untuk memastikan kebutuhan permodalan dapat terpenuhi tanpa harus mengandalkan tambahan modal.

“Kami berharap di 31 Desember 2028 mampu mencapai Rp1 triliun. Pemegang saham juga komit untuk memenuhi, tapi harapannya bisa tercapai dari kemampuan perusahaan sendiri karena memang kita sudah membuat perencanaan,” ucapnya.

Meski demikian, perusahaan tetap akan mengevaluasi strategi bisnis setiap tahun. Langkah itu dilakukan agar target ekuitas tetap berada di jalur yang direncanakan di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis.

“Secara strategi insyaallah sesuai harapan pemegang saham. Namun kondisi ekonomi kan kita nggak tahu, jadi kita akan evaluasi per tahun dan menyusun strategi lagi sesuai perkembangannya,” tutupnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Asuransi Tri Pakarta Nilai Kenaikan BI-Rate Bawa Berkah bagi Kinerja Investasi
Next Post Saat Konflik Global Menguji Ketahanan Reasuransi Indonesia

Member Login

or