Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) menilai kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-Rate) memberikan peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan pendapatan investasi. Namun, perusahaan tetap mewaspadai dampaknya terhadap bisnis asuransi kredit yang berpotensi menghadapi kenaikan risiko klaim.
Direktur Utama TRIPA G.C. Koen Yulianto mengatakan penempatan dana investasi perusahaan akan memperoleh imbal hasil yang lebih tinggi seiring meningkatnya suku bunga. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung kinerja perusahaan.
“Kenaikan BI-Rate tentu juga peluang bagi kita, karena tentu kan penempatan investasi kita memberikan return yang lebih baik ya,” ujar Koen, usai RUPS Tahun Buku 2025 di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.
|Baca juga: BEI Sebut IHSG Cetak 24 Kali All Time High di 2025
|Baca juga: Pendapatan Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) Naik 9,52% Jadi Rp1,57 Triliun pada 2025
Di sisi lain, TRIPA menilai kenaikan suku bunga juga dapat memengaruhi kemampuan debitur dalam memenuhi kewajibannya. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan klaim pada portofolio asuransi kredit yang dimiliki perusahaan.
“Kalau kita captive market-nya asuransi kredit kan kemungkinan bunga kredit naik, kemungkinan nasabah-nasabah mengalami kesulitan, kemungkinan klaim juga meningkat itu yang kita khawatirkan,” ucapnya.
Meski menghadapi risiko tersebut, namun perusahaan melihat peningkatan pendapatan investasi dapat menjadi penopang apabila perolehan premi mengalami tekanan. Dengan demikian, keseimbangan antara pendapatan premi dan investasi diharapkan tetap dapat menjaga kinerja perusahaan.
“Secara pendapatan tentu kita bersyukur juga untuk mem-balancing. Kekurangan premi bisa didapat dari pendapatan investasi kurang lebih gitu,” pungkasnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

