1
1

Go Digit General Insurance Berencana IPO Demi Optimalkan Pertumbuhan

Ilustrasi. | Foto: Freepick

Media Asuransi, GLOBAL – Go Digit General Insurance, sebuah perusahaan di bidang insurtech yang didukung oleh investor utama, mengumumkan aksi korporasi berupa penawaran umum saham perdana (IPO). Hal itu dengan tujuan mengumpulkan dana guna memperkuat rasio solvensi dan cadangan modalnya.

Dilansir dari Fintech Global, Selasa, 14 Mei 2024, aksi IPO ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mendukung rencana pertumbuhan dan ekspansi perusahaan di pasar asuransi, sesuai dengan laporan dari InsurTech Insights. Penawaran IPO oleh Go Digit General Insurance mencakup kombinasi penerbitan baru serta penjualan saham oleh pemegang saham yang sudah ada.

|Baca: 3 Saham Berikut Wajib Masuk Radar untuk Jemput Rejeki di Pekan Ini

Sebanyak 54,7 juta saham ekuitas akan ditawarkan untuk dijual oleh pemegang saham dengan penerbitan baru senilai Rs1.125 crore. Sebagai pemain utama di industri asuransi, Go Digit General Insurance menawarkan berbagai produk asuransi umum yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam pelanggan.

Dengan fokus pada pemanfaatan teknologi dan inovasi, perusahaan berkomitmen untuk menyediakan solusi asuransi yang efisien dan berorientasi pada pelanggan. Investor-investor terkemuka seperti Grup Fairfax Kanada dan pasangan selebriti Virat Kohli dan Anushka Sharma diharapkan mempertahankan investasi mereka di perusahaan.

Memberikan kesempatan

Penawaran IPO ini akan ditutup pada 17 Mei, memberikan kesempatan bagi para investor untuk ikut serta dalam pertumbuhan Go Digit General Insurance. Akan tetapi, perusahaan menghadapi tantangan seperti denda sebesar Rs1 crore yang dikenakan oleh Otoritas Regulasi dan Pengembangan Asuransi (IRDAI).

Hal itu karena tidak mengungkapkan perubahan dalam rasio konversi saham preferensi konversi wajib (CCPS) yang dikeluarkan kepada FAL Corporation milik Fairfax. Meski demikian, perusahaan ini tetap memperoleh persetujuan dari regulator pasar, Otoritas Sekuritas dan Bursa India (SEBI), untuk melanjutkan rencana IPO-nya pada Maret.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Laba Bersih AXA Mandiri Tumbuh 13,2%
Next Post Jasindo Lindungi 10 Ribu Lebih Barang Milik Negara

Member Login

or