1
1

Kenali Teknologi Catalys, Operasi Katarak Laser Tanpa Pisau

Pasien lanjut usia sedang menjalani pengobatan katarak. | Foto: KMNCare

Media Asuransi, JAKARTA – Katarak merupakan salah satu gangguan kesehatan mata yang paling sering terjadi, terutama seiring bertambahnya usia. Kondisi ini terjadi ketika lensa alami mata yang semula jernih perlahan menjadi keruh, sehingga cahaya sulit masuk secara optimal ke retina. Akibatnya, penglihatan terasa buram, silau saat melihat cahaya, hingga warna terlihat lebih pudar.

Selama bertahun-tahun, operasi katarak telah menjadi solusi medis yang efektif untuk mengembalikan kualitas penglihatan. Kini, perkembangan teknologi menghadirkan metode yang lebih modern, yaitu operasi katarak laser tanpa pisau bedah menggunakan teknologi Catalys Precision Laser System.

|Baca juga: KMN EyeCare Menghadirkan Operasi Katarak dengan Teknologi Laser Catalys

Bagi sebagian pasien, mendengar istilah ‘operasi mata’ sering kali menimbulkan rasa khawatir. Kekhawatiran terhadap penggunaan pisau bedah, risiko komplikasi, atau proses pemulihan yang lama adalah hal yang wajar.

“Teknologi Catalys hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui prosedur yang lebih presisi, minim trauma, dan dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih selama tindakan,” jelas Nugraha Adiyasa, dokter spesialis mata dari KMN EyeCare, dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu, 10 Mei 2026.

 

Teknologi Catalys?

Catalys adalah teknologi presisi tinggi (Laser-assisted Cataract Surgery/LCS) yang digunakan untuk membantu beberapa tahap penting dalam operasi katarak. Jika pada metode konvensional dokter menggunakan pisau mikro untuk membuat sayatan, pada teknologi Catalys langkah tersebut digantikan oleh laser femtosecond berpresisi tinggi yang dikendalikan oleh sistem komputer.

Sebelum tindakan dilakukan, sistem ini akan memindai struktur mata pasien secara 3D dan real-time, sehingga dokter mendapatkan peta detail anatomi mata. Dengan begitu, setiap langkah operasi dapat disesuaikan secara personal sesuai kondisi mata masing-masing pasien.

|Baca juga: Ciri-Ciri Mata Katarak, Kenali Gejalanya Sejak Dini dan Cara Mengatasinya

Salah satu alasan teknologi ini menjadi pilihan banyak pasien adalah karena tingkat presisi dan kenyamanannya yang lebih tinggi dibanding metode pada umumnya. Berikut adalah beberapa alasan teknis yang menjadi keunggulan utamanya dibandingkan dengan metode operasi katarak lainnya:

  1. Prosedur Tanpa Pisau Bedah (Bladeless)

Keunggulan utama Catalys adalah kemampuannya untuk melakukan sayatan tanpa menggunakan pisau bedah fisik. Laser femtosecond membuat sayatan di kornea dengan tingkat ketajaman dan kerapian yang sangat presisi. Sayatan yang dibuat oleh laser cenderung lebih cepat menutup dan memiliki risiko infeksi yang jauh lebih rendah dibandingkan sayatan manual.

  1. Pemetaan Mata 3D yang Presisi

Setiap mata memiliki struktur yang berbeda. Karena itu, teknologi Catalys dilengkapi dengan sistem pemindaian 3D yang memetakan bentuk kornea, kedalaman lensa, dan area tindakan secara detail. Pemetaan ini membantu dokter menentukan titik sayatan dan area laser dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

  1. Posisi Lensa Tanam Lebih Stabil

Dalam operasi katarak, salah satu tahap penting adalah membuat bukaan kapsul lensa atau kapsulotomi. Teknologi Catalys mampu membuat bukaan berbentuk lingkaran yang sangat simetris dan berada tepat di tengah. Hal ini penting agar lensa tanam (IOL/intraocular lens) dapat terpasang lebih stabil, sehingga hasil penglihatan pasca operasi menjadi lebih optimal.

|Baca juga: Inilah Perawatan Mata Usai Operasi Katarak Agar Cepat Pulih

  1. Melunakkan Katarak dengan Energi Minimal

Katarak yang sudah mengeras biasanya sulit dikeluarkan. Pada metode konvensional, dokter membutuhkan energi ultrasonik yang cukup besar untuk menghancurkan katarak tersebut. Catalys bekerja dengan memotong lensa katarak menjadi bagian-bagian kecil yang halus terlebih dahulu menggunakan laser. Karena lensa sudah ‘dilunakkan’, dokter hanya perlu menggunakan sedikit energi untuk mengeluarkannya, sehingga trauma pada jaringan mata dapat diminimalisir.

  1. Waktu Pemulihan yang Lebih Cepat

Karena tindakan dilakukan dengan presisi tinggi dan energi yang lebih rendah, peradangan setelah operasi umumnya lebih minimal. Sebagian besar pasien sudah mulai merasakan penglihatan yang lebih baik dalam waktu 24 jam setelah tindakan, meskipun proses pemulihan penuh tetap mengikuti kondisi masing-masing pasien.

 

Perbandingan Metode Konvensional vs Teknologi Catalys

Penting bagi calon pasien untuk mengetahui perbedaan nyata antara kedua metode ini guna mengambil keputusan yang tepat:

Aspek Perbandingan Metode Konvensional Teknologi Catalys
Alat Sayat Pisau bedah manual Laser Femtosecond
Akurasi Bergantung teknik manual Dipandu oleh pemetaan 3D komputer
Bentuk Kapsulotomi Sayatan manual (risiko tidak simetris) Lingkaran sempurna secara otomatis
Energi Ultrasonik Dibutuhkan dalam jumlah lebih besar Sangat minimal karena katarak sudah lunak
Risiko Komplikasi Risiko robekan atau infeksi lebih tinggi Sangat rendah karena presisi laser

Banyak pasien bertanya-tanya, kapan sebaiknya katarak dioperasi menggunakan teknologi laser ini? Katarak umumnya berkembang perlahan selama bertahun-tahun. Pada tahap awal, Anda mungkin hanya merasa penglihatan sedikit buram atau warna tampak memudar. Namun, seiring penebalan lensa katarak, gangguan seperti silau yang berlebihan saat menyetir di malam hari atau kesulitan membaca tulisan kecil akan semakin terasa.

|Baca juga: KMN EyeCare Hadirkan SiLK, Teknologi LASIK Non-Flap Generasi Terbaru

Dalam kondisi lensa katarak yang mulai menebal atau mengeras inilah, teknologi Catalys menjadi sangat krusial. Alih-alih menunggu katarak sampai ‘matang’ atau benar-benar menghalangi penglihatan, penggunaan laser femtosecond memungkinkan dokter untuk menangani katarak lebih dini dengan risiko yang jauh lebih kecil bagi jaringan mata Anda.

Teknologi ini sebenarnya bisa digunakan oleh hampir semua pasien katarak, tapi ada kondisi tertentu di mana Catalys sangat direkomendasikan secara medis:

Pengguna Lensa Premium
Jika Anda memilih lensa multifokal atau torik (untuk mengoreksi silinder), presisi Catalys sangat dibutuhkan agar lensa tersebut duduk di posisi yang sempurna sehingga fungsinya maksimal.

Katarak yang Sudah Keras
Membantu proses penghancuran lensa menjadi lebih aman bagi kornea dengan mengurangi penggunaan energi panas.

Pasien dengan Kondisi Mata Sensitif
Misalnya pada pasien dengan jumlah sel endotel kornea yang rendah, di mana perlindungan jaringan mata selama operasi menjadi prioritas utama.

|Baca juga: Perhatikan 6 Kebiasaan Sehari-hari yang Dapat Merusak Mata

Perawatan Pasca-Operasi
Meskipun pemulihannya cepat, pasien harus tetap disiplin mengikuti arahan dokter agar hasilnya permanen dan optimal:

Hindari Mengucek Mata
Terutama selama minggu pertama agar luka sayatan mikro tidak terganggu.

Gunakan Tetes Mata
Sesuai jadwal yang diberikan untuk mencegah infeksi dan mengontrol peradangan.

Lindungi dari Air dan Debu
Pastikan mata tetap kering dan bersih, terutama pada 3-5 hari pertama setelah tindakan.

Aktivitas Ringan
 Pasien biasanya sudah boleh menonton TV atau membaca keesokan harinya, tapi hindari olahraga berat selama minimal satu minggu.

 

Memilih Fasilitas Kesehatan yang Tepat

Teknologi Catalys telah mengubah standar operasi katarak menjadi prosedur yang jauh lebih aman, akurat, dan minim trauma bagi pasien. Dengan bantuan laser yang dipandu komputer, risiko komplikasi dapat ditekan secara signifikan, sementara hasil penglihatan menjadi lebih tajam.

“Bagi Anda yang menginginkan tingkat presisi tertinggi dan pemulihan yang cepat, teknologi katarak tanpa pisau bedah ini adalah solusi medis terbaik saat ini,” jelas Nugraha.

Dia tambahkan, keberhasilan operasi katarak tidak hanya bergantung pada mesin, tetapi juga keahlian dokter yang mengoperasikannya. Memilih klinik atau rumah sakit mata yang memiliki standar sterilisasi tinggi dan dokter spesialis yang berpengalaman adalah langkah paling bijak.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post AAJI Gencarkan Literasi Keuangan Sejak Dini Melalui Program InsureTell

Member Login

or