1
1

Wall Street Cerah, Dolar AS Suram

Ilustrasi. | Foto: Freepik

Media Asuransi, GLOBAL – Saham-saham Wall Street berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), memperpanjang reli dari akhir pekan lalu. Hal itu terjadi menjelang keputusan Federal Reserve dan laporan pendapatan utama dalam beberapa hari mendatang.

Mengutip The Business Times, Selasa, 30 April 2024, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,4 persen menjadi 38.386. Sedangkan indeks S&P 500 berbasis luas naik 0,3 persen menjadi 5.116. Kemudian Komposit Nasdaq yang kaya akan teknologi naik 0,4 persen menjadi 15.983,08.

Minggu yang penuh berita ini mencakup keputusan The Fed pada Rabu, di mana bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga atau tidak berubah. Namun akan memberi informasi terbaru kepada investor mengenai prospek penurunan suku bunga.

|Baca juga: Market Brief: Nasdaq Menghijau Didorong Saham Tesla yang Naik 15%

Apple, Coca-Cola, dan Pfizer termasuk di antara perusahaan besar yang melaporkan pendapatan kuartalannya. Perusahaan-perusahaan di S&P 500 telah melaporkan pendapatan rata-rata 3,5 persen lebih tinggi dibandingkan dengan periode tahun lalu, menurut Factset.

Yen melonjak

Di sisi lain, mata uang Jepang melonjak sebanyak lima yen terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB). Para pedagang mengutip intervensi pembelian yen yang besar oleh bank-bank Jepang untuk pertama kalinya dalam 18 bulan setelah mata uang tersebut mencapai posisi terendah baru dalam 34 tahun pada hari sebelumnya.

Dolar berada di 156,25 yen pada 11.40 GMT, turun 1,3 persen. Perdagangan di Asia lebih tipis dari biasanya karena libur Golden Week di Jepang. “Kelihatannya seperti intervensi tetapi tampaknya intervensinya lebih sedikit dari dua episode pada 2022 karena pasar saat ini sangat tipis, khususnya di waktu Jepang,” kata Kepala Strategi FX UBS James Malcolm.

Dolar melemah hingga 154,4 yen dalam beberapa pergerakan mendadak di perdagangan Asia dan juga di pagi Eropa yang menjatuhkannya dari level tertinggi intraday di 160,245, tertinggi sejak 1990.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Kocu A Hutagalung Jadi Dirut MAIPARK untuk Periode Kedua
Next Post Avia Avian (AVIA) Cetak Penjualan Rp1,9 Triliun pada Kuartal I/2024

Member Login

or