1
1

Allianz Indonesia Ajak Nasabah Fokus Investasi Berkualitas Hadapi Pasar Dinamis

Ilustrasi. | Foto: Allianz Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Allianz Indonesia mengajak nasabahnya untuk tetap disiplin menata strategi investasi di tengah kondisi pasar yang masih dinamis dan penuh ketidakpastian global. Perseroan menilai keseimbangan antara proteksi, kualitas aset investasi, serta pengelolaan risiko menjadi kunci menjaga tujuan keuangan jangka panjang.

Allianz Indonesia menyebut, memasuki 2026 perusahaan akan fokus pada penempatan aset berkualitas, pengelolaan risiko yang terukur, dan menjaga fleksibilitas likuiditas agar kinerja portofolio tetap berkelanjutan. ‘’Strategi investasi juga dilakukan secara selektif melalui pendekatan fundamental yang disiplin dan adaptif terhadap perubahan pasar,’’ kata Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia Ni Made Daryanti dikutip dari keterangannya, Sabtu, 9 Mei 2026.

|Baca juga: Inilah 3 Fund Dana Kelolaan Tertinggi Allianz Indonesia di 2025

Ia mengatakan nasabah perlu secara berkala meninjau tujuan investasi, jangka waktu, toleransi risiko, hingga alokasi aset agar tetap sesuai dengan profil risiko masing-masing.

 

Pemerintah

Dalam hal ini Bank Indonesia menyatakan bahwa ketidakpastian global masih dipengaruhi tensi geopolitik, arah suku bunga global, serta volatilitas pasar keuangan dunia yang dapat memengaruhi arus modal dan nilai tukar.

|Baca juga: Jaga Stabilitas Hasil Investasi, Allianz Indonesia Siapkan Strategi Selektif di 2026

Sementara itu, OJK terus mendorong industri jasa keuangan memperkuat manajemen risiko dan menjaga ketahanan sektor keuangan di tengah dinamika ekonomi global.

Demikian pula dengan Hasil asesmen Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menunjukkan bahwa kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan selama triwulan I 2026 tetap dalam kondisi terjaga, di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global, seiring eskalasi konflik di Timur Tengah.

KSSK yang terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), akan terus mencermati dan melakukan asesmen forward looking atas kinerja perekonomian dan sektor keuangan terkini seiring risiko ketidakpastian ekonomi global yang meningkat, sekaligus melakukan upaya mitigasi secara terkoordinasi, baik antarlembaga anggota KSSK maupun dengan kementerian/lembaga lain.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Kinerja Dana Kelolaan di 2025 Ciamik, Allianz Indonesia Diganjar Penghargaan

Member Login

or