1
1

Cakupan Asuransi Jadi Faktor Utama Ketahanan Masyarakat Australia

Ilustrasi. | Foto: Freepik/jcomp

 Media Asuransi, GLOBAL – Cakupan asuransi menjadi salah satu faktor utama yang mendorong ketahanan masyarakat Australia. Namun, lebih dari 20 persen masyarakat di negara tersebut masih menghadapi tingkat kerentanan yang signifikan, terutama akibat kondisi ketidakamanan finansial.

|Baca juga: Tiga Dekade Indonesia Rendezvous: Memperkuat Kepercayaan, Membuka Peluang Global

Temuan tersebut terungkap dalam Australia Resilience Index, indeks ketahanan komprehensif pertama di Australia yang dikembangkan Zurich bersama Mandala Partners, RedBridge Group, dan Accent Research. Indeks yang dirilis pada 29 September 2026 tersebut menggunakan sekitar 2 juta titik data dari sumber perusahaan dan publik.

Kajian ini menjadi penilaian kuantitatif komprehensif mengenai ketahanan masyarakat berdasarkan sejumlah parameter, meliputi kondisi keuangan, kesehatan, sosial, dan lingkungan hingga tingkat komunitas lokal. Hasil indeks menunjukkan bahwa ketahanan masyarakat paling kuat berkorelasi dengan kesejahteraan finansial dibandingkan faktor sosial, kesehatan, maupun lingkungan.

Cakupan asuransi menjadi salah satu pendorong utama ketahanan secara keseluruhan. Komunitas dengan tingkat penetrasi asuransi minimal 50 persen tercatat memiliki kemungkinan lima kali lebih besar untuk mencapai tingkat ketahanan finansial yang lebih tinggi dan empat kali lebih besar memiliki ketahanan kesehatan yang lebih tinggi.

“Asuransi memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan masyarakat karena berkaitan dengan aspek finansial, kesehatan, sosial, dan lingkungan,” ujar CEO Zurich Australia, Justin Delaney, dikutip dari Asia Insurance Review, Senin, 12 Oktober 2026.

|Baca juga: Ketua AAUI Budi Herawan: Menjawab Tantangan, Membangun Ketahanan Industri Asuransi Umum

Menurut dia, asuransi dapat memberikan perlindungan terhadap stabilitas keuangan ketika masyarakat menghadapi guncangan. Di sisi lain, industri asuransi juga berperan dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan melalui layanan pencegahan dan pemulihan.

“Asuransi berada di persimpangan keempat dimensi ketahanan ini,” ujar Delaney.

Dia menambahkan, sebagai salah satu perusahaan asuransi komposit utama di Australia, Zurich memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan data dan wawasan guna memahami tekanan yang dihadapi nasabah dan masyarakat.

Pemanfaatan data tersebut juga diharapkan dapat membantu perusahaan mengembangkan produk dan layanan yang lebih berorientasi pada pencegahan, intervensi dini, serta perlindungan jangka panjang.

Sementara itu, Partner Mandala, Adam Triggs, mengatakan masyarakat Australia kini menghadapi risiko yang semakin multidimensi, mulai dari risiko finansial, ekonomi, lingkungan, teknologi, sosial, geopolitik hingga kesehatan.

Menurutnya, berbagai risiko tersebut juga semakin saling berkaitan sehingga pendekatan berbasis ketahanan menjadi semakin penting.

“Warga Australia menghadapi risiko multidimensi dan risiko-risiko ini lebih saling terkait daripada sebelumnya,” kata Triggs.

Temuan Australia Resilience Index tersebut memperlihatkan bahwa ketahanan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghadapi risiko setelah terjadi, tetapi juga kapasitas untuk melakukan pencegahan dan mempersiapkan diri menghadapi tekanan di masa mendatang.

Dalam konteks tersebut, perlindungan asuransi menjadi salah satu instrumen yang dapat mendukung ketahanan finansial sekaligus memperkuat kemampuan masyarakat untuk pulih dari berbagai risiko.

Editor: Irdiya Setiawan 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Generasi Muda Sudah Melek Keuangan Syariah, Peluang Penerasi Asuransi Membesar
Next Post OJK Sebut Kinerja Penyaluran Pembiayaan Kendaraan Listrik Kian Cemerlang

Member Login

or