1
1

Filipina Perluas Akses Asuransi bagi Masyarakat yang Belum Terlayani

Ilustrasi. | Foto: Allianz Indonesia

Media Asuransi, GLOBAL – Perusahaan financial technology (fintech), Atome Philippines memperluas layanan keuangan digital ke sektor pinjaman dan asuransi untuk menjangkau masyarakat yang belum terlayani lembaga keuangan formal. Perusahaan fintech ini memanfaatkan data alternatif untuk menilai kelayakan kredit calon nasabah yang tidak memiliki slip gaji maupun riwayat kredit formal.

|Baca juga: Petani Filipina Hadapi Kesenjangan Perlindungan Asuransi

Chris Quiros, Presiden sekaligus General Manager Atome Filipina, mengatakan perusahaan menggunakan data transaksi, pola pendapatan, dan perilaku pembayaran untuk mendukung penilaian risiko.

“Kami mengambil pendekatan berbeda dengan memanfaatkan data alternatif yang tersedia di ponsel, seperti pendapatan pengemudi Grab, penjualan pedagang TikTok Shop, dan transaksi harian pemilik usaha kecil, untuk menghasilkan penilaian underwriting yang lebih menyeluruh,” kata Quiros, dikutip dari Insurance Asia, Jumat, 23 Oktober 2026.

Nasabah yang disetujui akan memperoleh batas pengeluaran awal yang disesuaikan berdasarkan pendapatan dan riwayat pembayaran. Atome menyebut sekitar 80 persen pemegang kartunya di Filipina merupakan pengguna kartu pertama kali, sedangkan 65 persen adalah perempuan.

Atome juga memasuki bisnis asuransi melalui Atome Card Shield, produk hasil kerja sama dengan Chubb Limited. Produk ini menggabungkan perlindungan belanja daring dan kecelakaan diri dengan premi bulanan untuk masa perlindungan satu tahun.

|Baca juga: Premi Industri Asuransi Filipina Tumbuh 13,3% di Kuartal III/2025

Quiros mengatakan biaya, kompleksitas produk, dan keterbatasan informasi masih menjadi kendala akses asuransi bagi masyarakat yang belum terhubung dengan layanan perbankan formal. Atome berharap Card Shield dapat menjadi produk asuransi pertama bagi sebagian nasabahnya.

Untuk mengukur kinerja produk, perusahaan akan memantau pendaftaran, perpanjangan polis, frekuensi klaim, dan waktu penyelesaian klaim.

Berdasarkan data Komisi Asuransi Filipina, penetrasi asuransi meningkat menjadi 1,78 persen pada 2025, dari 1,67 persen pada 2024.

Kemitraan Atome dan Chubb sebelumnya dimulai di Singapura, kemudian berkembang ke Malaysia dan Filipina. Ke depan, Atome akan menjajaki produk asuransi tambahan sesuai kebutuhan dan kesenjangan perlindungan di masing-masing pasar.

Filipina menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat bagi Atome. Perusahaan berencana memperluas layanan kartu, pinjaman, tabungan, dan asuransi guna meningkatkan inklusi keuangan.

“Kami melihat peluang signifikan untuk memperluas adopsi layanan kartu, pinjaman, tabungan, dan asuransi, sekaligus meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat Filipina,” ujar Quiros.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post IHSG Kinclong di Akhir Pekan
Next Post Tarif Asuransi Komersial Global Turun 5 Persen pada Kuartal III/2026

Member Login

or