1
1

Tarif Asuransi Komersial Global Turun 5 Persen pada Kuartal III/2026

Ilustrasi. | Foto: vectorjuice/Freepik

Media Asuransi, GLOBAL – Tarif asuransi komersial global turun 5 persen pada kuartal III/2026, melanjutkan tren penurunan selama sembilan kuartal berturut-turut. Berdasarkan Indeks Pasar Asuransi Global Marsh, kondisi ini didorong oleh kapasitas pasar yang kuat, persaingan antarperusahaan asuransi, serta biaya reasuransi yang lebih rendah.

|Baca juga: Filipina Perluas Akses Asuransi bagi Masyarakat yang Belum Terlayani

Secara global, tarif asuransi properti turun 10 persen, sedangkan asuransi kecelakaan (casualty) naik 1 persen. Sementara itu, tarif asuransi keuangan dan profesional turun 3 persen, serta asuransi siber turun 4 persen.

India, Timur Tengah, dan Afrika (IMEA) mencatat penurunan tarif asuransi komersial terbesar sebesar 14 persen, diikuti Pasifik sebesar 12 persen dan Amerika Latin serta Karibia sebesar 9 persen. Di AS, penurunan tarif melambat menjadi 1 persen dari 2 persen pada kuartal sebelumnya.

|Baca juga: Tiga Dekade Indonesia Rendezvous: Memperkuat Kepercayaan, Membuka Peluang Global

“Ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran ekonomi mendorong banyak pembeli mempertahankan penghematan premi daripada menggunakannya untuk menambah perlindungan,” ujar John Donnelly, Presiden Global Placement di Marsh Risk, dikutip dari Insurance Asia, Jumat, 23 Oktober 2026.

Meski demikian, kondisi pasar memberikan peluang bagi perusahaan untuk memperoleh cakupan yang lebih luas, batas pertanggungan lebih tinggi, serta premi yang lebih kompetitif.

Pada lini casualty, AS menjadi satu-satunya kawasan yang mencatat kenaikan tarif, yakni 6 persen. Risiko dengan eksposur ke pasar AS juga menghadapi penjaminan yang lebih ketat dan pilihan kapasitas yang lebih terbatas.

|Baca juga: Modal Reasuransi Global Diproyeksikan Capai US$705 Miliar

Di sisi lain, tarif asuransi D&O dan siber masih menunjukkan tren penurunan. Penambahan kapasitas dari perusahaan asuransi baru turut membuka peluang bagi nasabah untuk memperluas perlindungan dan menurunkan tingkat retensi risiko.

Donnelly menambahkan, hasil underwriting yang menguntungkan, kapasitas pasar yang kuat, persaingan, serta kondisi reasuransi yang mendukung terus menciptakan peluang bagi pembeli asuransi.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Filipina Perluas Akses Asuransi bagi Masyarakat yang Belum Terlayani

Member Login

or