Laba Bersih CIMB Niaga Finance 2020 Naik 2,63 persen

Media Asuransi – Mengakhiri tahun 2020, kinerja keuangan PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) menunjukkan pertumbuhan yang positif di tengah perekonomian global yang belum stabil akibat pandemi Covid-19. Dalam laporan keuangan yang berakhir pada periode 31 Desember 2020, disebutkan bahwa perseroan berhasil mencatatkan total aset kelolaan sebesar Rp5,52 triliun (on book:Rp2,95 triliun dan off book: Rp2,57 triliun) atau naik 12,45 persen dibandingkan periode 2019 sebesar Rp4,90 triliun.

“Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp224,81 miliar pada tahun 2020, naik 2,63 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp219,04 miliar. Sedangkan, jumlah pendapatan tahun 2020 tercatat sebesar Rp854,97 miliar, naik 16,30 persen dibandingkan 2019 sebesar Rp735,16 miliar,” kata  Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan Suherman, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada Selasa, 6 April 2021.

Baca juga: CIMB Niaga Finance Lebih Fokus Pemanfaatan Digitalisasi

Ristiawan mengatakan, perseroan berhasil melewati beragam tantangan perekonomian tahun 2020 melalui transformasi digitalisasi, ”Kami masih mampu mencatatkan kinerja yang terus bertumbuh di tengah tantangan terkait pandemi Covid-19. Kami optimistis dengan semangat dan kerja keras serta dukungan shareholders akan dapat melanjutkan pertumbuhan yang telah direncanakan di tahun ini,” ungkapnya dalam keterangan pers.

Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui penggunaan dividen tunai sebesar Rp22,48 miliar atau 10 persen dari laba bersih CIMB Niaga Finance tahun buku 2020 yaitu sebesar Rp224,81 miliar. Perseroan secara konsisten memberikan deviden selama tiga tahun terakhir. Adapun sisa laba bersih setelah dikurangi pembayaran deviden tunai, dibukukan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha perseroan.

Baca juga: Semester I/2020, CIMB Niaga Finance Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp166,2 Miliar

RUPST juga menyetujui penunjukan kembali Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota PricewaterhouseCoopers Global di Indonesia) masing-masing sebagai Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2021.

Memasuki tahun 2021, perseroan telah menyiapkan berbagai inisiatif efisiensi dengan langkah percepatan inovasi digital bagi perusahaan dan nasabah. Diantaranya Digital Customer Service (Digital CS), Tanda Tangan Digital atau Digital Signature, Peluncuran Fitur CNAF Mobile – Sahabat CNAF dan Lelang Online bekerja sama dengan balai lelang tersertifikasi. “Kami senantiasa akan terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan customer experience,” kata Ristiawan.

Terkait dengan berakhirnya masa jabatan anggota dewan komisaris dan dewan pengawas Syariah (DPS), RUPST menyetujui pengangkatan kembali Serena Karlita Ferdinandus dan Hidayat Dardjat Prawiradilaga sebagai Komisaris Independen serta Prof. DR. Hj. Huzaemah Tahido, MA dan Prof. DR. H. Fathurrahman Djamil sebagai dewan pengawas syariah untuk masa jabatan sampai dengan RUPST Tahun 2024.

Baca juga: Aset CIMB Niaga Finance Q-I 2020 Naik 64 Persen

RUPST juga menyetujui pengangkatan Cheong Chee Wai sebagai komisaris dengan masa jabatan efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam surat persetujuan dari OJK sampai dengan RUPST tahun 2024.

Dengan pengangkatan tersebut, maka susunan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah CIMB Niaga Finance adalah sebagai berikut:


DEWAN KOMISARIS

Presiden Komisaris                     : Lani Darmawan

Komisaris                                     : Koei Hwei Lien

Komisaris                                     : Cheong Chee Wai

 Komisaris Independen             : Serena Karlita Ferdinandus

Komisaris Independen              : Hidayat Dardjat Prawiradilaga

DEWAN PENGAWAS SYARIAH

Pengawas Syariah                     : Prof. DR. Hj. Huzaemah Tahido, MA

Pengawas Syariah                     : Prof. DR. H. Fathurrahman Djamil

Selain itu, dalam RUPST juga dilaporkan mengenai Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Perseroan tahun 2020- 2021 yang telah disampaikan kepada OJK sesuai POJK No. 51/POJK.03/2017. Wiek

Leave a Reply