1
1

Pertamina Patra Niaga Fasilitasi Pembelian Kredit Karbon

Gedung Kantor Pusat Pertamina. | Foto: pertamina.com

Media Asuransi, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga membuka peluang bisnis perdagangan karbon dengan perusahaan dalam negeri maupun internasional. Hal itu dilakukan sebagai upaya menyediakan solusi dekarbonisasi bagi mitra bisnisnya.

Salah satunya untuk konsumen di bisnis penerbangan, dengan memfasilitasi maskapai nasional Garuda Indonesia, dalam melakukan pembelian Sertifikat Penurunan Emisi (SPE). Hal itu guna pelaksanaan Joy Flight HUT GA ke-75 yang sebelumnya dilaksanakan pada Selasa, 23 Januari.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan mengungkapkan suatu kebanggaan bagi Pertamina Patra Niaga dapat mendukung terlaksananya ‘Carbon Neutral Flight‘ atau penerbangan netral karbon di usia 75 tahun Garuda Indonesia, melalui kerja sama dalam inisiatif perdagangan karbon.

|Baca: Premi Asuransi Jiwa Jepang Meroket hingga November 2023

Kerja sama ini, tambahnya, merupakan upaya kedua belah pihak dalam mendukung terwujudnya cita-cita nasional mencapai Net Zero Emission (NZE) Indonesia di 2060. “Pertamina Patra Niaga tidak hanya menjual avtur kepada mitra kami, dalam hal ini konsumen penerbangan,” ungkap Riva, dikutip dari keterangan resminya, Jumat, 2 Februari 2024.

“Namun juga memiliki konsep B2B Pertamina One Solution. Kami menawarkan solusi untuk kebutuhan dekarbonisasi emisi dari bisnis konsumen. Hal ini sejalan dengan tujuan yaitu sebagai decarbonization journey partner, sebagai upaya mendukung terwujudnya NZE Indonesia di 2060,” tambahnya.

SPE bagian dari mekanisme pengelolaan penurunan emisi yang terdokumentasikan dalam surat bentuk bukti pengurangan emisi oleh usaha dan/atau kegiatan yang telah melalui Pengukuran, Pelaporan, dan Verifikasi, atau Measurement, Reporting, and Verification, serta tercatat dalam Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim dalam bentuk nomor dan/atau kode registri.

“Kami terus berupaya meminimalkan emisi yang dapat berdampak terhadap krisis iklim. Salah satunya mendukung langkah dekarbonisasi mitra kami dalam melakukan konversi emisi karbon yang ditimbulkan pada operasional penerbangan. Di mana Garuda Indonesia telah melakukan pembelian carbon credit sebesar 50 tCO2-eq,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Kemenperin Genjot Implementasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Next Post Akhir Pekan, IHSG dan Kurs Rupiah Perdagangan Sore Menguat

Member Login

or