Reliance Sekuritas: IHSG Akan Bergerak Cukup Berat

Media Asuransi – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan bergerak cukup berat setelah ditutup di zona merah pada perdagangan kemarin.

Head of Research Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi, mengatakan bahwa secara teknikal IHSG break out support bullish trend dan MA5. Indikasi negatif meskipun RSI dan Stochastic masih dalam keadaan momentum bullish

Baca juga: KSSK: Sistem Keuangan dalam Kondisi Normal di Tengah Pandemi yang Berlanjut

Dia menjelaskan indikator MACD memberikan kondisi undervalue. “Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak cukup berat dengan support resistance 5.934-6.023,” katanya melalui riset harian yang dikutip Media Asuransi, Selasa, 4 Mei 2021. 

Menurutnya, saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AALI, AGII, ANTM, BBNI, BBTN, BJBR, INDF, MAPI, MIKA.

Baca juga: Sepanjang Pekan lalu Pasar Modal Bergerak Fluktuatif

Kemarin, IHSG (-0,72%) ditutup turun 43,02 dengan saham-saham di sektor Infrastruktur (-1,48%) dan Industri Dasar (-1,41%) menjadi penekan hingga akhir sesi perdagangan. 

“Aksi profit taking investor terhadap saham-saham tower yang sebelumnya menguat optimistis dan refleksi pertumbuhan inflasi yang masih di bawah ekspektasi.” 

Baca juga: Inflasi IHK April 2021 Tetap Rendah

Lanjar menerangkan, kekhawatiran sentimen global mengenai data ekonomi yang rilis alami pertumbuhan yang cepat menjadi katalis. The Fed berpotensi mengubah pandangannya menjadi hawkish setelah data ekonomi yang optimistis membuat investor domestik berhati-hati akan nilai tukar rupiah. “Investor pun menanti data pertumbuhan GDP dengan ekspektasi di zona positif 1% secara qoq dan 1,9% secara yoy.”

Sementara itu, mayoritas indeks saham Asia melemah mengiringi ditutupnya bursa Jepang dan China. Indeks Hang Seng (-2,01%) turun dua persen meskipun indeks berjangka AS berbalik menguat. Kekhawatiran mengenai dampak komentar the Fed terhadap prospek suku bunga kedepan menjadi trigger negatif.

Adapun, Bursa Eropa dibuka positif dengan indeks Eurostoxx (+0,64%), DAX (+0,93%) dan COC (+0,51%) naik lebih dari setengah persen di awal sesi perdagangan. Di tempat lain, krisis virus India memburuk, dengan kematian harian mencapai rekor lain pada hari Minggu. Perdana Menteri Narendra Modi mendapat kecaman karena penanganannya terhadap krisis Covid-19 dan partainya kalah dalam pemilihan utama negara bagian. 

“Selanjutnya investor akan menanti data-data pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 yang mulai akan rilis pada bulan ini setelah indeks kinerja manufaktur mulai ekspansi.” Aca

Leave a Reply