Reliance Sekuritas: IHSG Masih Akan Tertekan

Media Asuransi – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan tertekan dengan mencoba rebound setelah terkoreksi cukup dalam pada perdagangan kemarin sebesar -1,54%.

Head of Research Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG break out support MA50 dan bullish trend line sehingga memberikan signal yang cukup pesimistis. IHSG keluar dari tren positif jangka menengah dan berbalik menegaskan pembentukan bearish trendline.

Dia menjelaskan, momentum indikator RSI dan pergerakan Stochastic berbalik melemah menuju oversold. “Sehingga IHSG diperkirakan masih akan bergerak tertekan dengan percobaan rebound jangka pendek dengan support resistance 6.111-6.216,” jelasnya melalui riset harian yang dikutip Media Asuransi, Kamis (25/03/2021).

Baca juga: Tambah Modal Kerja, Communication Cable (CCSI) Siap Rights Issue

Menurutnya, saham-saham yang masih dapat dicermati secara teknikal di antaranya; ASSA, CTRA, ERAA, MEDC, SMRA, dan TOWR.

Kemarin, IHSG (-1,54%) ditutup turun 96,57 poin ke level 6.156,14 dengan saham-saham di sektor pertambangan (-3,16%) dan Pertanian (-2,36%) yang alami pelemahan terdalam. IHSG melemah mengiringi penurunan mayoritas indeks saham Asia-Pasifik yang terdalam selama dua minggu terakhir.

Momentum optimisme investor akan pemulihan ekonomi global yang lebih cepat seakan terhalang beberapa negara yang melakukan rencana penutupan area atau lockdown sebagai upaya menahan laju pertumbuhan kasus penularan yang tinggi saat ini di Eropa.

Baca juga:

Sementara itu, Indeks saham Jepang, Tiongkok, Hong Kong hingga Korea Selatan ditutup turun signifikan. Indeks Nikkei (-2,04%), TOPIX (-2,18%), Hang Seng (-2,03%), CSI300 (-1,61%) dan KOSPI (-0,28%) turun setelah turunnya optimisme pemulihan dari pandemi yang membebani pergerakan ekuitas di seluruh dunia. Ekuitas Hong Kong jatuh mendekati koreksi di tengah keputusan kota untuk menghentikan sementara vaksin BioNTech SE.

Adapun Bursa Eropa membuka perdagangan di zona merah. Indeks Eurostoxx (-0,08%), FTSE (-0,15%), DAX (-0,51%) dan CAC40 (-0,35%) bergerak turun setelah pergerakan yang cukup suram pada ekuitas Asia-pasifik. Jerman, Prancis, dan Italia telah memperluas pembatasan terkait virus dan infeksi melonjak di tempat lain.

“Selanjutnya investor akan menanti hasil lelang utang lima dan tujuh tahun dan data Persediaan minyak di AS. Investor juga masih akan terfokus pada volatilitas harga komoditas tambang yang mengkhawatirkan hingga perkembangan pembatasan baru di Eropa yang diduga mengganggu penyerapan komoditas dari perdagangan ekspor.” Aca