Reliance Sekuritas: IHSG Mencoba Rebound

Media Asuransi – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berpotensi terkonsolidasi mencoba rebound setelah terkoreksi 0,16% pada perdagangan kemarin.

Head of Research Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi tetapi masih tetap terlihat kuat di atas level MA50 sebagai konfirmasi tren penguatan jangka menengah. 

Baca juga: Citibank Ditunjuk Jadi Mitra Kemenkeu untuk Pemasaran Sukuk Negara Ritel Seri SR014

Dia menjelaskan indikator stochastic bergerak curam mendekati area oversold dengan MACD yang terkonsolidasi negatif. “Sehingga IHSG berpotensi terkonsolidasi mencoba rebound dengan support resistance 6.215-6.306,” katanya m melalui riset harian yang dikutip Media Asuransi, Selasa, 9 Maret 2021. 

Menurutnya, saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AALI, ADHI, AKRA, ANTM, INCO, INKP, JSMR, LSIP, MEDC, SSMS, dan WSKT.

Kemarin, IHSG (-0,16%) turun 10,28 poin ke level 6.248,46 dengan saham-saham di sektor Pertambangan (-2,69%) dan Konsumsi (-0,52%) turun memimpin pelemahan indeks sektoral. Harga tambang logam yang tinggi volatilitas ,akhirnya menggiring pelemahan saham-saham di sektor tambang logam. Timah turun 0,27% dan Nikel turun 0,90% menjadi faktor utama. 

Baca juga:Hingga 5 November 2020, Total Emisi Obligasi dan Sukuk Capai Rp72,06 Triliun 

“Investor terfokus pada sentimen global yang membuat sebagian besar ekuitas mengalami pelemahan. Naiknya yield obligasi di AS memicu adanya peningkatan biaya pinjaman sebagai signal pemulihan ekonomi yang lebih cepat.”

Sementara itu, mayoritas indeks saham Asia ditutup melemah. Indeks Nikkei (-0,42%), TOPIX (-0,14%), Hang Seng (-1,90%) dan CSI300 (-3,47%) turun pesimistis di awal pekan, mengiringi terkoreksinya indeks ekuitas berjangka AS. Imbal hasil treasury yang kembali naik lebih tinggi mengurangi optimisme atas rencana stimulus pandemi dan prospek suku bunga AS ke depan. Saham-saham teknologi turun dengan indeks CSI300 jatuh memimpin penurunan regional.

Baca juga: Pemerintah Resmi Mulai Tawarkan Sukuk Tabungan Seri ST007

Adapun Bursa Eropa membuka perdagangan dengan berbalik menguat. Indeks Eurostoxx (+0,69%), DAX (+0,89%) dan CAC40 (+0,54%) naik lebih dari setengah persen. Harga minyak WTI melonjak setelah Arab Saudi mengatakan terminal minyak mereka yang merupakan terbesar di dunia mengalami serangan. 

Saham-saham pertambangan energi memimpin penguatan di Eropa. Pada saat yang sama, risiko inflasi dan biaya pinjaman jangka panjang yang lebih tinggi memicu kekhawatiran atas penilaian ekuitas, terutama untuk saham-saham berteknologi tinggi. 

“Selanjutnya investor terfokus pada PDB Jepang yang akan dirilis Selasa. Laporan persediaan minyak mentah EIA akan dirilis Rabu dan Indeks harga konsumen AS Februari akan menawarkan tampilan terbaru pada tekanan harga pada hari Rabu. Dari dalam negeri data pertumbuhan penjualan ritel dengan ekspektasi membaik akan dinanti investor domestik sebagai indikator pemulihan ekonomi nasional.” Aca