1
🇮🇩 Indonesia
🇬🇧 English
🇨🇳 中文 (简体)
🇯🇵 日本語
🇰🇷 한국어
🇸🇦 العربية
🇲🇾 Melayu
🇹🇭 ภาษาไทย
🇻🇳 Tiếng Việt
1

Langkah Maybank Indonesia Hadirkan Solusi Keuangan Syariah Terpadu

Penyerahan Sertifikasi Halal dari Maybank Indonesia. | Foto: Maybank

Media Asuransi, JAKARTA – Perkembangan ekosistem halal kini merambah ke sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, hingga layanan berbasis komunitas. Namun, dibalik pertumbuhan yang menjanjikan itu, masih tersimpan tantangan mendasar berupa keterhubungan antarsektor yang belum optimal serta akses pembiayaan yang belum merata.

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia atau Bank) melalui unit usaha syariah menghadirkan pendekatan yang lebih terintegrasi dalam membangun ekosistem halal. Perusahaan tidak hanya menyediakan pembiayaan bagi institusi, tetapi juga menghadirkan solusi yang mendukung pengembangan ekosistem secara lebih menyeluruh, termasuk pengadaan dan pengembangan sarana prasarana kesehatan, serta dukungan kebutuhan operasional dan pengembangan usaha.

|Baca juga: Maybank Indonesia (BNII) Gandeng Allianz Syariah Lengkapi Solusi Pengelolaan Kekayaan Berbasis Syariah

Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Romy Buchari menegaskan, strategi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang. ““Pengembangan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang saling terhubung. Melalui pendekatan ini, kami menghadirkan solusi keuangan syariah yang tidak hanya relevan secara bisnis, tetapi juga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat, 17 April 2026.

|Baca juga: Maybank Indonesia  Pacu Bisnis SME, Segmen Syariah Jadi Andalan

Maybank Indonesia juga tengah memperluas pendekatan serupa ke sektor lain seperti pendidikan, food & beverage (F&B), hingga layanan berbasis komunitas, guna menciptakan konektivitas yang lebih kuat antar sektor dalam ekonomi syariah.

Dengan mengintegrasikan layanan keuangan ke dalam berbagai aktivitas ekonomi riil, Romy menuturkan, dampaknya tidak hanya pada peningkatan produktivitas, tetapi juga pada kemampuan ekosistem untuk beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, Ini Penyebab Premi Asuransinya Lebih Mahal dari Pesawat Biasa
Next Post BCA (BBCA) Dukung Implementasi QRIS Cross Border di Korea Selatan

Member Login

or