1
1

AM Re dan ASIC Yakin Retensi Akan Jadi Kunci Perusahaan Tumbuh

Ilustrasi Reasuransi | Foto: Doc

Media Asuransi, GLOBAL – Memasuki tahun 2024 dan dengan kondisi pasar yang sulit yang diperkirakan akan terus berlanjut, retensi akan menjadi sangat penting, terutama dalam bidang program.

“Kami berada dalam siklus yang luar biasa saat ini, jelas bahwa pasar akan sulit pada tahun 2024. Jadi, waktu kami untuk meluncurkan perusahaan ini sangat tepat,” kata Chief Executive Officer (CEO) dan Principal AM RE dan AM Specialty Insurance Company (ASIC), Shevawn Barder, dikutip dari laman Reinsurance News.

“Meluncurkan perusahaan dan berada di posisi yang sangat baik dalam waktu satu tahun, adalah pencapaian yang fantastis bagi kami. Pada saat kapasitas sangat terbatas, terutama saat kami membangun hingga 1-1,” tuturnya.

|Baca juga: 

Dia tambahkan, ketika pihaknya melihat strategi di pasar, khususnya di bidang program yang merupakan bidang yang sangat penting bagi kami, retensi akan menjadi kunci utama. “Bisnis asuransi yang ingin Anda pertahankan, akan sangat sulit dan saya tidak yakin berapa banyak pasar program yang disiapkan untuk mengelola hal itu,” katanya.

Barder menjelaskan bahwa perusahaan ini telah menangani retensi dengan percaya diri dan berada dalam posisi yang tepat, dan menyoroti bahwa ini adalah perusahaan yang mengutamakan underwriting. “Saya sungguh-sungguh mengatakannya, kami merasa bahwa sangat penting bagi setiap program yang bermitra dengan kami, kami akan mempertahankan bagian penting dari program tersebut, Anda tahu, 30% hingga 50%. Dan saya rasa hal ini akan mengirimkan pesan yang sangat positif kepada pasar reasuransi, yang memang sedang mencari hal tersebut,” ujarnya.

Barder mengatakan bahwa salah satu alasannya berada di sini adalah untuk mencoba mengembangkan beberapa mitra reasuransi yang akan membantu kami saat kami melangkah maju ke tahun 2024. “Saya merasa sangat beruntung karena kami benar-benar memiliki perusahaan yang bersih tanpa masalah warisan, jadi kami akan benar-benar masuk ke pasar dengan cara yang besar dan saya tidak sabar untuk tahun 2024,”  jelasnya.

Dia mengakui bahwa reasuransi masih akan tetap mahal dan sulit didapat. “Namun, secara riil, kami tidak menulis CAT. Jadi kami berada dalam posisi yang oke terkait hal itu. Saya pikir masih ada banyak kapasitas fronting yang surplus, tetapi akan menarik untuk melihat apa yang terjadi pada tahun 2024, karena perusahaan-perusahaan tidak lagi dapat hanya menulis lini kecil untuk mendukung bisnis, saya pikir model itu sudah berakhir,” pungkas Barder.

 

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Permasalahan Krisis Asuransi China Kian Meradang
Next Post Presiden Jokowi Ajak NU Wujudkan Indonesia Emas 2045

Member Login

or