1
1

Pembiayaan SME Bank Muamalat Tumbuh 24%

Head of SME Financing Business Bank Muamalat, Eryk Lufiat (kiri) menjelaskan pembiayaan SME kepada nasabah. | Foto: Bank Muamalat

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) terus memacu pertumbuhan pembiayaan ke sektor small medium enterprise (SME) seiring dengan fokus bisnis perseroan di segmen retail.

Hingga Desember 2025, outstanding pembiayaan SME yang telah disalurkan Bank Muamalat nilainya mencapai Rp2,9 triliun, tumbuh 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, mengatakan bahwa SME merupakan sektor yang sangat prospektif untuk dikembangkan karena memiliki peran krusial sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, sektor ini juga mempunyai manajemen atau penyebaran risiko yang baik.

|Baca juga: Outstanding Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 11 Kali Lipat

“Untuk itu, Bank Muamalat terus berupaya memperluas jangkauan pembiayaan SME ke nasabah. Salah satunya dengan mengoptimalkan jaringan kantor yang dimiliki dan digitalisasi untuk kecepatan proses pembiayaan,” ujar Ricky dalam keterangan tertulis.

Dia menjabarkan, saat ini Bank Muamalat memiliki 224 kantor cabang (termasuk satu kantor cabang di Kuala Lumpur, Malaysia). Selain optimalisasi jaringan kantor, bank pertama murni syariah di Indonesia ini juga menyiapkan produk pembiayaan syariah yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

|Baca juga: Pembiayaan Multiguna iB Hijrah Bank Muamalat Meningkat 37,1%

Digitalisasi proses pembiayaan mendapat perhatian serius Bank Muamalat guna meningkatkan aksesibilitas calon nasabah di berbagai daerah, khususnya yang belum tersentuh layanan kantor cabang. “Kami turut memberikan margin yang kompetitif untuk memastikan keberlangsungan usaha di tengah persaingan pasar,” jelas Ricky.

Dari sisi kualitas aset, Bank Muamalat berkomitmen menjaga rasio NPF pada level yang sesuai dengan ketentuan regulator. Per akhir 2025, rasio NPF di sektor SME hanya tercatat 0,07 persen.

Bank Muamalatfokus pada kualitas portofolio yang sehat sesuai dengan risk appetite yang acceptable. Dengan sektor yang menjadi fokus penyaluran pembiayaan SME di Bank Muamalat yakni pendidikan, haji dan umrah, serta kesehatan.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Laba Sompo Insurance Tumbuh 10% Jadi Rp135,3 Miliar di 2025
Next Post IHSG Melemah di Perdagangan Selasa

Member Login

or