1
1

Data Pemerintah Didorong Saling Terhubung Demi Layanan ke Masyarakat Makin ‘Sat-set’

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Fraksi PKS Gamal Albinsaid. | Foto: PKS

Media Asuransi, JAKARTA – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Fraksi PKS Gamal Albinsaid menilai keberhasilan Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia bergantung pada terbangunnya sistem data pemerintah yang terintegrasi penuh.

Dengan sistem tersebut, seluruh kementerian dan lembaga dapat saling memanfaatkan data untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara lebih cepat.

Menurut Gamal, integrasi data tidak cukup hanya menghubungkan informasi antarlembaga. Pemerintah juga perlu memastikan setiap instansi mampu memanfaatkan data tersebut untuk merespons kebutuhan masyarakat secara otomatis.

|Baca juga: OCBC (NISP) Sebut Volatilitas Pasar Bikin Nasabah Makin Butuh Pendampingan Investasi

|Baca juga: Asuransi Tri Pakarta Nilai Kenaikan BI-Rate Bawa Berkah bagi Kinerja Investasi

Sebagai contoh, ia menjelaskan, ketika ada warga yang meninggal dunia, berbagai layanan pemerintah seperti administrasi kependudukan maupun manfaat jaminan sosial, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, seharusnya dapat langsung diproses tanpa keluarga harus mengurusnya terlebih dahulu.

Ia menilai sistem seperti itu hanya dapat berjalan apabila seluruh kementerian dan lembaga memiliki pola pikir yang sama dalam mengelola data serta didukung sistem yang saling terhubung.

“Jadi yang sebelumnya kita saksikan warga negara harus aktif mengajukan permintaan layanan, kita harus berubah bagaimana pemerintah secara otomatisasi menyediakan layanan tanpa mengharuskan warga memulai interaksi dengan pemerintah,” ujar Gamal, dalam rapat bersama Baleg DPR RI di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.

|Baca juga: Bank Jakarta Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Kenaikan Suku Bunga

|Baca juga: Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekono

Selain mengubah cara kerja pemerintah, Gamal juga menekankan pentingnya membangun sistem data nasional yang terintegrasi sehingga seluruh instansi dapat mengakses data yang dibutuhkan untuk memberikan pelayanan secara cepat dan tepat.

“Jadi fully integrated data system, fokus pada integrasi data yang ekstensif memastikan bahwa semua data yang diperlukan tersedia di seluruh platform pemerintah,” tutupnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Purbaya Lantik 3 Dirjen Baru Kemenkeu untuk Perkuat Tata Kelola Fiskal, Ini Sosoknya!
Next Post Bos KB Bank (BBKP) Borong 1 Juta Saham, Ada Apa?

Member Login

or