1
1

Fitch Ratings Ubah Prospek Sektor Asuransi Non Jiwa Jerman Jadi Membaik

Fitch Ratings. | Foto: Reinsurancene.ws

Media Asuransi, GLOBAL – Fitch Ratings, sebuah firma analisis keuangan dengan basis operasi di Frankfurt dan London, baru-baru ini mengumumkan perubahan penting dalam evaluasinya terhadap sektor asuransi non jiwa Jerman.

Perusahaan tersebut telah meningkatkan prospek sektor dari netral menjadi membaik, didorong oleh harapan akan peningkatan profitabilitas yang signifikan. Peningkatan ini dipicu oleh kenaikan premi yang kuat, yang diperkirakan menghasilkan keuntungan lebih tinggi bagi perusahaan asuransi.

Dilansir dari laman Reinsurance News, Kamis, 20 Juni 2024, Fitch Ratings menilai pasar asuransi non jiwa Jerman saat ini mengalami penyesuaian harga yang lebih merata dibandingkan dengan beberapa negara Eropa lainnya.

|Baca juga: Citi: Kecerdasan Buatan Bakal Gantikan Lebih Banyak Pekerjaan di Industri Perbankan

Perkiraan pertumbuhan premi sektor ini telah disesuaikan ke atas, dengan proyeksi kenaikan tujuh persen pada 2024, naik dari proyeksi sebelumnya enam persen. Demikian pula, pada 2025 diperkirakan mengalami kenaikan sebesar enam persen, naik dari sebelumnya lima persen, menunjukkan momentum harga yang menguat.

Fitch juga memprediksi penyesuaian harga ini, ditambah dengan penurunan inflasi klaim, akan menghasilkan peningkatan kecil dalam profitabilitas underwriting pada 2024. Pemulihan yang lebih signifikan diharapkan terjadi pada 2025, mengikuti periode yang menantang di mana rasio gabungan bersih sektor hampir mencapai titik impas pada 2023.

Insight dari perusahaan asuransi menunjukkan kenaikan premi baru-baru ini, terutama dalam asuransi kendaraan bermotor dan asuransi bangunan, telah melebihi ekspektasi. Harga premi telah meningkat setidaknya 10 persen, bahkan mencapai 20 persen dalam beberapa kasus.

Asosiasi Asuransi Jerman memproyeksikan kenaikan premi bruto sebesar 10 persen untuk asuransi kendaraan bermotor dan asuransi bangunan pada 2024, yang menegaskan pasar ini sedang mengalami perubahan signifikan.

Perkiraan itu sejalan dengan pengamatan di Inggris dan Italia, di mana penyesuaian harga signifikan telah diterapkan oleh perusahaan asuransi, yang berdampak positif terhadap prospek sektor mereka.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Blue Bird Bagi Dividen Tunai 2023 sebesar Rp227,69 Miliar
Next Post Terbitkan Obligasi Rp1 Triliun, TAF Tawarkan Kupon hingga 7,10%

Member Login

or