Media Asuransi, JAKARTA – Media Asuransi, untuk pertama kalinya mengadakan Chief Financial Officer Award (CFO) 2026 Media Asuransi dalam satu rangkaian acara dengan kegiatan Top Digital Award 2026 di Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.
Ada sebanyak 31 CFO perusahaan asuransi mendapatkan penghargaan CFO Award 2026 Media Asuransi berkat kepiawaian mereka dalam mengelola keuangan perusahaan.
Dalam Insurance Quarterly Report Kuartal IV/2025 yang diterbitkan IFG Progress disebutkan bahwa industri asuransi jiwa maupun asuransi umum di tahun lalu masih mencatatkan kinerja keuangan yang cukup baik.
|Baca juga: Pertama Kali, Media Asuransi Adakan CFO Award
Industri asuransi jiwa mencatatkan laba setelah pajak sebesar Rp10 triliun, didorong dari peningkatan signifikan hasil investasi yang disertai dengan penurunan klaim. Industri asuransi jiwa menunjukkan kondisi kesehatan keuangan yang kuat dengan rasio RBC sebesar 491 persen.
Namun, dari sisi operasional, combined ratio tercatat sebesar 107 persen, dengan rasio klaim mencapai 81 persen. Meski demikian, RKI masih di atas 100 persen, menandakan investasi masih mampu menutup kewajiban teknis.
Di sisi lain, industri asuransi umum mencatat laba setelah pajak sebesar Rp16 triliun, dipicu oleh peningkatan pendapatan underwriting dan hasil investasi. Industri asuransi umum juga menunjukkan kondisi kesehatan keuangan yang kuat dan stabil dengan rasio RBC sebesar 387 persen.
Dari sisi operasional, kinerja industri tergolong baik dengan combined ratio sebesar 71 persen menunjukkan bahwa biaya klaim dan operasional masih jauh di bawah pendapatan premi. Namun demikian, rasio klaim menunjukkan tren kenaikan yaitu sebesar 45 persen pada akhir 2025, terutama didorong dari lini asuransi kredit. Sementara itu, RKI masih berada di atas 100 persen.
|Baca juga: Inilah Pemenang Top Digital Financial Award 2026 Media Asuransi
Plt Direktur PT Media Asuransi S. Edi Santosa menjelaskan, dalam kondisi seperti itu, Media Asuransi melihat bahwa ada beberapa perusahaan asuransi jiwa, asuransi umum, dan reasuransi, baik konvensional maupun syariah yang memiliki kinerja bagus, melebihi para pesaingnya. ‘’Salah satu pihak yang berperan menjaga kinerja perusahaan tetap bagus adalah direktur keuangan (Dirkeu) atau Chief Financial Officer (CFO),” katanya.
Media Asuransi memberikan penghargaan khusus kepada beberapa CFO yang perusahaannya dinilai menunjukkan kinerja baik, dalam bentuk CFO Award 2026.
Ketua Dewan Juri CFO Award 2026, Tri Djoko Santoso, menyampaikan bahwa indikator yang digunakan oleh Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) untuk penilaian meliputi profitabilitas, solvabilitas, efisiensi biaya, kualitas investasi dan kualitas pelaporan.
“Penilaian dilakukan berbasis data publik, yakni semua KPI (key performance index) bersumber dari laporan keuangan yang dipublikasikan sesuai standar akuntansi baru yakni PSAK 117, maka penilaian menggunakan metric baru yang meliputi ISR Margin dan CSM Growth. Dalam proses penilaiannya, dilakukan per kategori (kelompok) aset dan per segmen insdustri yakni asuransi jiwa, asuransi jiwa syariah, asuransi umum, asuransi umum syariah, dan reasuransi,” kata Tri Djoko.
|Baca juga: Ini Tujuan dari Tema Top Digital Financial Award 2026 Media Asuransi
Dewan Juri CFO Award 2026 Media Asuransi memutuskan ada tiga pilar dalam penilaian kinerja seorang CFO, yakni Kecukupan Modal, Kualitas Laba dan Efisiensi Operasional, serta Likuiditas.
- Pilar pertama untuk mengukur kemampuan menanggung risiko dan memenuhi kewajiban jangka panjang. Indikator utamanya meliputi Risk Based Capital (RBC) minimal 120 persen, tren RBC 3 tahun, dan pertumbuhan ekuitas.
- Pilar kedua memiliki indikator utama: ROE, ROA, ISR Margin (PSAK 117), investment yield, dan CSM Growth (supplementary).
- Pilar ketiga untuk melihat kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek dan klaim. Indikator utamanya meliputi: RKI minimal 100%, liquidity ratio, dan cash position.
Adapun perusahaan peraih CFO Award 2026 Media Asuransi, adalah:
Asuransi Jiwa dengan Aset di Atas Rp25 Triliun
- Aayush Poddar (PT AXA Mandiri Financial Services)
- Agung Turanto S. (PT BNI Life Insurance)
- Lim Chet Ming (PT Asuransi BRI Life)
Asuransi Jiwa dengan Aset Rp7 Triliun – Rp25 Triliun
- Ng Wai Leong (PT Asuransi Jiwa Sequis Life)
- Hana (PT Great Eastern Life Indonesia)
Asuransi Jiwa dengan Aset Rp2,5 Triliun – Rp7 Triliun
- Iwen Lender (PT Asuransi Jiwa Starinvestama)
- Tisye Diah Retnojati (PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia)
- Agus Setiawan (PT Avrist Assurance)
Asuransi Jiwa dengan Aset di Bawah Rp2,5 Triliun
- Meilani Setiawan (PT PFI Mega Life Insurance)
- Then Henry Marten (PT Asuransi Ciputra Indonesia)
- David Soetadi (PT Equity Life Indonesia)
Asuransi Umum dengan Aset di Atas Rp5 Triliun
- Njoman Sudharta (PT Asuransi Sinar Mas)
- Suhardiman (PT Asuransi Jasaraharja Putera)
- Indrawati Darmawan (PT Asuransi Central Asia)
Asuransi Umum dengan Aset Rp2 Triliun – Rp5 Triliun
- Sri Angraini (PT Asuransi Umum BCA)
- Liani Chandra (PT Asuransi Bina Dana Artha Tbk)
- Yosept Dirgo (PT Asuransi Simas Insurtech)
Asuransi Umum dengan Aset Rp1 Triliun – Rp2 Triliun
- Adrianto Gunawan (PT Chubb General Insurance Indonesia)
- Michael John Morris (PT AIG Insursance Indonesia)
- Dea Vania Lionanto (PT Asuransi Total Bersama)
Asuransi Umum dengan Aset di Bawah Rp1 Triliun
- Ang Willy (PT Asuransi Staco Mandiri)
- Arifia Indah Liany (PT Asuransi Jasa Tania Tbk)
- Parmin Djuita (PT Asuransi Buana Independent)
Reasuransi
- Sunarso (PT Reasuransi MAIPARK Indonesia)
- Dradjat Irwansyah (PT Tugu Reasuransi Indonesia)
- Meigi (PT Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi)
Asuransi Jiwa Syariah
- Norhafizah (PT Asuransi Takaful Keluarga)
- Andy Anggianto (PT Asuransi Jiwa Syariah Al Amin)
- Vinny Rika Anwar (PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia)
Asuransi Umum Syariah
- Dian Iskandar Wibowo (PT Zurich General Takaful Indonesia)
- Darojat Yogi Chandra (PT Asuransi Takaful Umum)
“Izinkan saya atas nama Media Asuransi menyampaikan rasa hormat dan ucapan selamat kepada para peraih CFO Award 2026 dan perusahaan yang meraih TDFA 2026. Sekali lagi terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini. Kami mohon maaf atas kekurangan dalam penyelenggaraannya,” ucap Edi.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
