1
1

Terobosan Baru Taspen Life Hadirkan DPLK

PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life), mendirikan unit Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bernama DPLK PT Asuransi Jiwa Taspen. | Foto: doc

Media Asuransi, JAKARTA – PT TASPEN (Persero) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan peserta ASN dan masyarakat melalui berbagai inovasi bisnis dan program usaha yang dilakukan anak usahanya. TASPEN melalui anak usahanya PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life), mendirikan unit Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bernama DPLK PT Asuransi Jiwa Taspen atau DPLK Taspen Life. DPLK ini telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada November 2023 dan ditujukan secara terbuka untuk masyarakat umum.

Peluncuran DPLK Taspen Life dilaksanakan pada Hari Ulang Tahun Taspen Life yang ke-10 dengan tema “A Decade of Excellence” di Jakarta, 26 Februari 2024. Peluncuran ini dihadiri oleh Direktur Utama TASPEN, ANS Kosasih, Direktur Utama Taspen Life, Ibnu Hasyim, Direktur Pengawasan Dana Pensiun OJK, Sesriwati, dan para anggota Perkumpulan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Indonesia (P-DPLK).

Kosasih mengatakan bahwa TASPEN terus mendorong Taspen Life untuk menciptakan terobosan baru guna meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Pemerintah sudah terbukti memiliki kepercayaan yang tinggi kepada TASPEN, karena selalu memberikan imbal hasil tertinggi di industri.

|Baca juga: OJK Sahkan Pendirian DPLK Taspen Life

“Pencapaian ini yang kemudian menjadi sumber kepercayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun seluruh masyarakat untuk memilih Taspen Life sebagai alternatif peningkatan kesejahteraannya di masa depan,” ujar Kosasih dalam keterangan resmi, Selasa, 27 Februari 2024.

Menurut dia, DPLK Taspen Life terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, antara lain nasabah individu, korporasi swasta, hingga instansi dan lembaga pemerintah. DPLK Taspen Life menghadirkan dua program unggulan, yakni:

Pertama, Program Pensiun Iuran Pasti, yakni akun asuransi milik pribadi/individu. Pada program ini peserta dapat melihat statement peserta secara langsung. Sehingga, apabila peserta berhenti bekerja, maka tempat bekerja tersebut tidak berhak untuk menolak pencairan.

Kedua, Dana Kompensasi Pascakerja, yakni program asuransi yang secara langsung diurus oleh perusahaan tempat bekerja peserta. Sehingga, mekanisme pencairan dan administrasinya akan dilakukan oleh perusahaan. Kemudian Taspen Life akan memberikan hasil manfaat ke peserta tersebut. Sementara itu, skema/kondisi pencairan Manfaat Pensiun dari DPLK Taspen Life terdiri dari Manfaat Pensiun Normal, Manfaat Pensiun Dipercepat, Manfaat Pensiun Ditunda, Manfaat Pensiun Disabilitas dan Manfaat Pensiun Meninggal Dunia.

Ibnu Hasyim mengatakan bahwa tujuan pendirian DPLK ini sebagai komitmen Taspen Life untuk terus hadir memberikan layanan bagi nasabah dan masyarakat Indonesia. DPLK Taspen Life diharapkan dapat memberikan perencanaan keuangan yang lebih baik dan persiapan pensiun sedari dini, serta mewujudkan cita-cita semua orang yang ingin hidup sejahtera dalam masa pensiun.

|Baca juga: Taspen Life Diganjar Peringkat idA- Outlook Stabil

“Dalam pilihan instrumen investasi, DPLK Taspen Life memiliki pilihan paket investasi konvensional dan syariah, serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta guna mencapai target pengembangan dana yang optimal,” jelasnya.

Selain itu, terdapat beberapa pilihan instrumen investasi yang dapat dipilih langsung oleh peserta, antara lain instrumen pasar uang, pendapatan tetap, hingga pasar saham. Seluruh instrumen investasi tersebut dapat berdiri sendiri maupun dikombinasikan dengan beberapa jenis investasi dari Taspen Life, antara lain paket investasi Taspen Dana Likuid, Taspen Dana Dinamis, Taspen Dana Optima, Taspen Dana Amanah, Taspen Dana Madani, dan Taspen Dana Falah.

“Taspen Life sebagai anak usaha TASPEN, senantiasa menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme bisnis dalam melakukan upaya bisnis pengelolaan dana investasi seluruh peserta. Pengelolaan DPLK Taspen Life dilakukan secara profesional dan didukung oleh tenaga handal dan berintegritas, serta mengedepankan pengelolaan investasi dengan aman, memegang teguh prinsip kehati-hatian dan berpedoman kepada Tata Kelola Dana Pensiun yang Baik,” kata Ibnu.

Sementara itu Direktur Pengawasan Dana Pensiun OJK, Sesriwati, menyatakan bahwa perjalanan 10 tahun bagi Asuransi Jiwa Taspen bukanlah hal yang mudah. “Tentu banyak yang dihadapi dan banyak hal yang dilakukan. Insya Allah Taspen Life menuju lebih baik lagi,” katanya.

Editor: S. Edi Santosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Pemerintah Tambah Alokasi Pupuk Subsidi Jadi 9,55 Juta Ton di 2024
Next Post MPMInsurance Bayar Klaim Asuransi Pengangkutan Barang Rp1,5 Miliar kepada Panah Sakti

Member Login

or