1
1

Tiga Rangkaian Strategis dalam Future by Design AAJI

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo saat membuka acara Future by Design di Grha AAJI. | Foto: AAJI

Media Asuransi JAKARTA – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyelenggarakan Future by Design dilatarbelakangi semakin pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI), data analytics, dan ekosistem digital yang turut mengubah cara perusahaan menjalankan bisnis, mengambil keputusan, dan melayani nasabah.

Melalui Future by Design, yang berlangsung pada 1–2 Oktober 2026 tersebut, memadukan berbagai pembelajaran strategis dengan eksplorasi solusi teknologi yang relevan bagi industri asuransi jiwa. Para CEO dan C-Suite di industri asuransi jiwa tidak hanya diperkenalkan pada teknologi dan AI, tetapi juga diajak memahami proses pemanfaatannya dalam bisnis. Dengan demikian, ketika dihadapkan pada usulan atau solusi berbasis teknologi dan AI, para pemimpin dapat mengidentifikasi kebutuhan, memverifikasi relevansinya, serta memahami risiko yang mungkin timbul dari keputusan yang diambil.

|Baca juga: OJK dan AAJI Dorong Adopsi AI, Industri Asuransi Jiwa Diingatkan Waspadai Fraud

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo, mengatakan,  perkembangan teknologi dan AI dapat membantu para CEO dan decision makers dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Bukan lagi sekadar melihat kebutuhan untuk membeli atau mengganti sistem, tetapi bagaimana investasi dan pemanfaatan teknologi dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja dan bottom line perusahaan.

‘’Pemanfaatan AI juga tetap membutuhkan pengawasan dan kendali manusia yang kuat, terutama dalam proses yang dapat berdampak langsung pada nasabah,” ungkap Albertus.

|Baca juga: AAJI: Kapasitas Pengelolaan Dana Jangka Panjang Asuransi Jiwa Tetap Terjaga

Program Future by Design menghadirkan tiga rangkaian kegiatan yang saling melengkapi:

Pertama, Future Life Leader ditujukan bagi CEO perusahaan anggota AAJI. Difasilitasi Access Wealth Co., Ltd. dari Thailand, program ini menggunakan pendekatan hands-on dan interaktif untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dan AI, mengembangkan ide dan strategi, hingga menerjemahkannya menjadi solusi bisnis.

Kedua, Future Proofing Insurance yang ditujukan bagi para Chief Operating Officer (COO), Chief Information Officer (CIO), Chief Technology Officer (CTO), hingga Chief Financial Officer (CFO). Program ini membahas bagaimana kesiapan perusahaan dalam pemanfaatan teknologi, mulai dari regulasi, data, SDM, keamanan, tata kelola, hingga proses bisnis.

Ketiga, Future-TechInsure Exhibition, menghadirkan perusahaan penyedia teknologi untuk memperkenalkan dan mengeksplorasi solusi teknologi bagi bisnis asuransi jiwa melalui demo produk, proof of concept, dan sandboxing.

“Future by Design merupakan langkah awal. Ke depan, AAJI akan menghadirkan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya industri untuk #RaisingTheStandard, khususnya dalam mendukung kesiapan dan kompetensi SDM agar dapat berkontribusi terhadap kemajuan industri,”  ujar Albertus.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post OJK dan AAJI Dorong Adopsi AI, Industri Asuransi Jiwa Diingatkan Waspadai Fraud

Member Login

or