Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance terus memperkuat fundamental bisnis di tengah perubahan lanskap industri. Perubahan itu mencakup tantangan regulasi hingga implementasi Peraturan Standard Akuntansi Keuangan (PSAK) baru yakni PSAK 117 yang mengadopsi IFRS 17.
Presiden Direktur Tugu Insurance, Adi Pramana, mengatakan bahwa penerapan PSAK 117 yang mulai diimplementasikan secara penuh, juga turut berkontribusi membangun profil kinerja yang lebih transparan dan berbasis nilai ekonomi.
|Baca juga: Tugu Insurance Bantu Korban Kecelakaan lalu lintas Lewat Kitabisa
“Standar akuntansi baru tersebut mengubah pendekatan pengakuan pendapatan dan beban, sehingga memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap profitabilitas perusahaan,” katanya beberapa waktu lalu.
Dia jelaskan, perseroan telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp711,06 miliar. Menurutnya, pencapaian laba bersih Tugu Insurance di sepanjang tahun 2025 mencerminkan penguatan fundamental bisnis.
Dia memaparkan perolehan laba bersih perseroan tersebut ditopang oleh pertumbuhan hasil jasa asuransi yang meningkat sebesar 39 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp1,0 triliun. “Kenaikan ini mengindikasikan perbaikan kualitas underwriting serta optimalisasi portofolio bisnis,” tuturnya.
|Baca juga: Tugu Insurance Sebut Penutupan Selat Hormuz Dorong Kenaikan Premi dan Pengetatan Polis Asuransi
Adi juga menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Tugu Insurance mencatatkan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp9,11 triliun, meningkat 22,12 persen dari tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung oleh optimalisasi portofolio pada lini bisnis asuransi fire & property, offshore, dan aviation.
Sedangkan dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp27,71 triliun, total ekuitas mencapai Rp10,17 triliun, dan Risk Based Capital (RBC) pada level 410,9 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulasi sebesar 120 persen.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
