1
1

IHSG Diprediksi Menguat, Ajaib Rekomendasikan JSMR, MBMA, INKP

Seorang pekerja sedang melintas di layar screen Bursa Efek Jakarta. | Foto: Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed dan menguat dalam range 7.160-7.280.

Melalui laporan berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Rabu, 7 Februari 2024, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, menjelaskan pada perdagangan Selasa (6/2), IHSG ditutup naik +0,68% atau +48,79 poin di level 7.247,40. “IHSG hari ini (7/2) diprediksi bergerak mixed dan menguat dalam range 7.160-7.280.”

Adapun sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, stabilitas ekonomi domestik cukup resilien. Dari sisi fiskal, pada 2023 APBN mencatatkan defisit Rp347,6 triliun atau sebesar 1,65% dari PDB. Defisit tersebut lebih rendah dari target APBN TA 2023 sebesar 2,84% dari PDB maupun target Perpres No 75 tahun 2023 sebesar 2,27% dari PDB.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi domestik tumbuh 5,05% pada 2023. Katalis positif ini mendorong inflow investor asing ke pasar ekuitas domestik, secara year to date (ytd) nilainya mencapai Rp10,94 triliun.

|Baca juga: Market Brief: Wall Street Menguat, Investor Tunggu Sinyal The Fed Turunkan Suku Bunga

Dari Mancanegara, penjualan ritel (retail sales) di Kawasan Eropa pada Desember 2023 secara tahunan terkoreksi 0,8%, atau lebih dalam dari bulan sebelumnya yang turun 0,4%. Di sisi lain, Bank Sentral Australia (RBA) kembali menetapkan suku bunga sebesar 4,35%. Selama 2 tahun terakhir suku bunga telah naik 425 bps untuk menekan turunya inflasi.

Dari China, Bank Sentral China (PBoC), resmi menerapkan Reserve Ratio Requirements (RRR) atau Giro Wajib Minimum yang dipangkas 50 bps berlaku mulai 5 Februari 2024. Kebijakan PBoC tersebut berpotensi menambah likuiditas dan meningkatkan aktivitas ekonomi China.

Saham Pilihan Hari Ini

Adapun saham-saham Pilihan Ajaib Sekuritas pada perdagangan hari ini adalah:

1. JSMR
Buy: 4.930
TP: 5.075
Stop loss: <4.820

JSMR dalam major tren bullish di atas MA (5,20,100). Berpotensi lanjutkan penguatan dengan volume yang stabil menguat. Indikator MACD bar histogram positif.

JSMR mengalokasikan belanja modal (Capital Expenditure/ Capex) di tahun 2023 sebesar Rp10 triliun. JSMR juga berpotensi memberikan dividen payout ratio (DPR) sebesar 20% dari laba inti untuk tahun buku 2023.

2. MBMA
Buy: 660
TP: 680
Stop loss: <640

MBMA dalam major tren bullish di atas MA (5,20,100). Berpotensi bullish continuation membentuk inverse head and shoulder. Indikator MACD bar histogram positif masih dalam momentum akumulasi.

|Baca juga: Simak 4 Rekomendasi Saham Hari ini di Tengah IHSG Rawan Koreksi

Komoditas metal mining mendapat katalis positif akibat stimulus yang diberikan oleh Bank Sentral China (PBoC). Bank Sentral China (PBoC), resmi menerapkan Reserve Ratio Requirements (RRR) atau Giro Wajib Minimum yang dipangkas 50 bps berlaku mulai 5 Februari 2024. Sementara itu, MBMA juga menjadi konstituen baru indeks LQ 45.

3. INKP
Buy: 8.000
TP: 8.225
Stop loss: <7.850

INKP dalam major tren sideways. Berpotensi menguat dalam jangka pendek. Indikator stochastic crossing dan bergerak naik. MACD bar histogram dalam momentum akumulasi.

Sektor pulp and paper menarik dicermati dalam momentum pemilu. Pasalnya, permintaan berpotensi meningkat. Adapun INKP terus melakukan ekspansi dengan membangun pabrik baru berkapasitas 3,9 juta ton per tahun yang akan beroperasi di tahun 2025. Nantinya, total kapasitas produksi INKP secara keseluruhan akan mencapai 10,9 juta ton per tahun.

Editor: Achmad Aris

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Market Brief: Wall Street Menguat, Investor Tunggu Sinyal The Fed Turunkan Suku Bunga
Next Post Danamon dan Adira Finance Jadi Official Partner di IIMS 2024

Member Login

or