1
1

Presiden Resmikan 7 Ruas Inpres Jalan Daerah di Provinsi DIY

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. | Foto: X@jokowidodo

Media Asuransi, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden RI Jokowi meresmikan tujuh ruas jalan yang dilaksanakan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peresmian dilaksanakan di ruas Jalan Wonosari-Mulo, Karangrejek, Kabupaten Gunung Kidul.

Turut mendampingi Presiden Jokowi yakni Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Provinsi DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Bupati Gunung Kidul Sunaryanta. Jokowi mengatakan, Kementerian PUPR tidak hanya membangun infrastruktur jalan tol dan memperbaiki jalan nasional saja. Tetapi, juga mempercepat peningkatan konektivitas jalan daerah.

|Baca: Sri Mulyani: Perekonomian dan Sistem Keuangan Indonesia Terjaga di Sepanjang 2023

“Mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, melalui Inpres ini kita menangani jalan non nasional yang rusak,” kata Jokowi, dikutip dari keterangan resminya, Rabu, 31 Januari 2024.

Melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,6 triliun pada TA 2023 untuk pelaksanaan IJD secara nasional. Jalan daerah di DIY yang ditangani melalui IJD menyangkut tujuh ruas jalan.

“Dengan biaya anggaran sebesar Rp162 miliar, IJD tersebar di Kabupaten Kulonprogo satu ruas, Kabupaten Gunung Kidul dua ruas, di Kabupaten Bantul dua ruas, dan Kabupaten Sleman dua ruas,” jelas Jokowi.

Ada satu ruas lain

Pada Kabupaten Gunung Kidul, selain ruas Jalan Wonosari-Mulo, Karangrejek yang menjadi lokasi peresmian, terdapat satu ruas jalan lainnya yang juga ditangani melalui IJD, yaitu Jalan Semanu-Karangmojo. Total panjang kedua ruas tersebut adalah 10,4 km.

Sementara di Kabupaten Bantul, terdapat Jalan Patuk-Terong dan Jalan Imogiri-Dodogan. Di Kabupaten Sleman, terdapat Jalan Prambanan-Gayamharjo dan Jalan Gejayan-Manukan, serta Jalan Brosot-Toyan sepanjang 3 km di Kabupaten Kulonprogo.

“Saya harap jalan ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan mobilitas dan mendorong pemerataan serta pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Jokowi.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Komisi Asuransi Filipina Tuntaskan 5.417 Keluhan dari Pemegang Polis di 2023
Next Post Bos Nusantara Halmahera Mineral Siap Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Korupsi di Malut

Member Login

or