1
1

Halodoc Sarankan Masyarakat Akses Hotline 119 untuk Konseling Kesehatan Mental

(Ki-Ka) Miki Amrilya Wardati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Mitra Psikolog Halodoc dan Fibriyani Elastria, Chief Marketing Officer Halodoc dalam diskusi laporan kesehatan mental Indonesia.
Media Asuransi, JAKARTA – Akses terhadap bantuan profesional menjadi salah satu hal penting dalam penanganan persoalan kesehatan mental, terutama ketika kondisi membutuhkan penanganan lebih lanjut. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga menyediakan layanan 119 ekstensi 8 untuk dukungan kesehatan jiwa.
Hal tersebut disampaikan Dr. Irwan Heriyanto, MARS, Chief of Medical Halodoc, dalam Talkshow “Navigating Indonesia’s Mental Health Landscape 2026” yang digelar di The Neighbourhood, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Oktober 2026.
Irwan menjelaskan, ketika seseorang menghubungi layanan tersebut dan kondisi yang disampaikan dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut, masyarakat dapat diarahkan kepada tim atau layanan kesehatan yang sesuai.
“Kementerian Kesehatan juga sudah memiliki hotline khusus, di 119 khusus untuk yang mental health. Jadi biasanya kalau sudah kasusnya ke urgensi yang lebih khusus penanganannya, nanti akan diarahkan dari 119 tersebut,” ujar Irwan.
Saat ini, Kemenkes mencantumkan 119 ekstensi 8 sebagai akses layanan Healing119 untuk dukungan psikologis. Layanan tersebut dapat memberikan dukungan psikologis awal dan membantu menghubungkan masyarakat dengan pertolongan yang sesuai.
Menurut Irwan, penanganan juga dapat disesuaikan dengan lokasi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Sistem layanan kegawatdaruratan 119 terhubung dengan layanan kesehatan di daerah, sehingga tindak lanjut dapat melibatkan fasilitas atau otoritas kesehatan setempat. Kemenkes menjelaskan bahwa sistem 119 terintegrasi dengan Public Safety Center (PSC) kabupaten/kota untuk penanganan kegawatdaruratan.
“Jadi memang kewenangannya itu ada di kota dan tempat yang dibentuk oleh dinas kesehatan provinsi. Jadi akan dilarikannya ke dinas kesehatan dari daerah masing-masing,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan jalur layanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat terhadap bantuan kesehatan jiwa, terutama ketika membutuhkan penanganan yang lebih cepat dan terarah.
 
Editor: Irdiya Setiawan 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Halodoc Perluas Akses Layanan Kesehatan
Next Post Pemerintah Tak Pungut Seluruh Potensi Pajak untuk Jaga Daya Beli

Member Login

or