Media Asuransi, JAKARTA – Kesehatan mental semakin menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Hal tersebut menjadi sorotan dalam Media Gathering “Navigating Indonesia’s Mental Health Landscape 2026” yang digelar Halodoc, Kamis, 8 Oktober 2026, di The Neighbourhood, Jakarta Selatan.
Acara tersebut menghadirkan Fibriyani Elastria, Chief Marketing Officer Halodoc, dan Miki Amrilya Wardati, S.Psi., M.Psi., Mitra Psikolog Halodoc. Keduanya membahas perkembangan kondisi kesehatan mental di Indonesia serta pentingnya meningkatkan pemahaman dan akses terhadap layanan kesehatan mental.
Dalam talkshow tersebut, Fibriyani mengatakan isu kesehatan mental semakin relevan seiring tingginya jumlah masyarakat yang menghadapi persoalan psikologis.
“Prevalensi gangguan kesehatan jiwa secara global itu ada di atas 1 per 8 orang hingga 1 per 10 orang. Jadi kurang lebih 10–12,5 persen dari populasi di dunia ini memang ada masalah dengan kesehatan mentalnya,” ujar Fibriyani, yang dikutip dalam acara talkshow Navigating Indonesia’s Mental Health Landscape 2026, Kamis, 8 Oktober 2026, di The Neighbourhood, Jakarta Selatan.
Menurutnya, jika angka tersebut diterjemahkan ke dalam populasi Indonesia, jumlahnya mencapai sekitar 28 juta orang. Ia juga menyoroti kondisi anak dan remaja yang berdasarkan data Kementerian Kesehatan menunjukkan adanya ratusan ribu yang mengalami kecemasan dan depresi.
“Dari situ memang kami melihat isu kesehatan mental ini sudah menjadi sesuatu yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Dan memang impact-nya nyata,” katanya.
Fibriyani menambahkan, meski isu kesehatan mental masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat, keterbukaan untuk memahami diri sendiri dan orang lain mulai meningkat. Pemerintah juga dinilai semakin memberikan perhatian melalui berbagai program kesehatan.
Karena itu, Halodoc melihat masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap dukungan kesehatan mental. Melalui layanan kesehatan yang mudah diakses, Halodoc ingin turut membantu masyarakat memperoleh informasi dan bantuan yang dibutuhkan terkait kesehatan mental.
Editor: irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

