1
1

Astra Financial Resmikan Booth ACC-TAF di GIIAS 2026

Peresmian booth ACC-TAF oleh jajaran Kepala Eksekutif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Komisaris dan Direksi Astra pada Rabu (29/7). (Kiri ke kanan: Presiden Direktur Astra Rudy, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman, Presiden Komisaris Astra Prijono Sugiarto, dan Direktur Astra dan Director In Charge Astra Financial Siswadi. | Foto: Astra Financial

Media Asuransi, TANGERANG–  Gelaran otomotif akbar GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mulai hadir di ICE BSD, Tangerang Rabu 29 Juli 2026. Astra Financial mengedepankan Astra Credit Companies (ACC)-Toyota Astra Finance dengan menegaskan komitmen dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional sebagai Platinum Financial Partner GIIAS 2026 kedelapan kalinya.

ACC-TAF bersinergi dengan lima unit bisnis lainnya, yaitu FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu, serta didukung OLXmobbi sebagai Official Trade-In Partner yang menghadirkan beragam kemudahan dan keseruan bagi pengunjung GIIAS 2026 dalam mewujudkan mobil impiannya.

|Baca juga: Bank Saqu Jadi Platform Kolaborasi Ekosistem Astra Financial Lewat “Golf Par-Tee”

Peresmian booth ACC-TAF dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agusman, Presiden Komisaris Astra Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra Rudy, Direktur Astra sekaligus Director In-Charge Astra Financial Siswadi, serta Direksi dan Eksekutif Astra.

Di dalam sambutannya, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agusman, menyampaikan “Kami dari OJK sangat mengapresiasi Astra Financial atas dukungan konsisten terhadap GIIAS. Hadirnya GIIAS mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, membuka lapangan kerja, serta mendorong UMKM dan sektor riil,’’ jelasnya di acara pembukaan GIIAS 2026, Rabu, 29 Juli 2026.

Agusman menyebutkan, tercatat sepanjang semester pertama 2026, angka penjualan kendaraan bermotor tumbuh 15,9 persen. ‘’Yang menggembirakan, 64 persen dari pembiayaan berasal dari otomotif. Hal ini tentunya tidak lepas dari kerja keras Astra Financial,” kata Agusman.

|Baca juga: Yayasan Astra Kembali Hadir di GIIAS 2026, Perkuat Ekosistem Industri Otomotif Lewat UMKM

Presiden Direktur Astra Rudy, menyampaikan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional, industri otomotif memberikan kontribusi penting dalam mendorong pertumbuhan industri manufaktur, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memberdayakan ekosistem pemasok dan UMKM tanah air.

“Astra terus mengoptimalkan sinergi di dalam ekosistem bisnis Astra guna menghadirkan beragam produk dan layanan yang relevan, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan pelanggan. Kami berharap GIIAS 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat optimisme, mendorong inovasi, dan mengakselerasi pertumbuhan industri otomotif nasional dan akhirnya berdampak bagi perekonomian nasional,” ujar Rudy.

Selaras dengan komitmen Astra, Direktur Astra sekaligus Director In-Charge Astra Financial Siswadi, menjelaskan bahwa sinergi antarunit bisnis Astra Financial di GIIAS 2026 tidak  hanya memberikan kemudahan bagi pengunjung dalam mewujudkan mobil impian, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

‘’Pengunjung GIIAS berkesempatan mendapatkan kemudahan dalam setiap tahapan perjalanan untuk memiliki kendaraan impian dengan solusi keuangan terintegrasi yang ditawarkan ACC, TAF, FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu,” ujar Siswadi.

Lewat sinergi yang terbangun di GIIAS 2026 kali ini diharapkan juga turut mendorong perkembangan industri otomotif dan industri keuangan di Indonesia yang pada akhirnya berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor  Wahyu Widiastuti

 

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja
Next Post Menpar Widiyanti: SEABAF Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Events di ASEAN  

Member Login

or