1
1

IHSG Masih Tertekan Namun  Mulai Melandai   

Investor sedang mengamati perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terkoreksi namun pergerakannya melandai di akhir perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. IHSG tergerus 188,49 poin atau 3,64 persen ke 4.996,60 pada akhir perdagangan Senin setelah sebelumnya terkoreksi 11,57 persen pada Jumat lalu sebagai respons pengumuman MSCI yang membuka peluang penurunan bursa saham Indonesia ke kelas standalone market .

|Baca juga: MSCI Usulkan Pasar Saham RI Jadi Standalone, OJK Buka Suara soal Dampaknya ke Investasi Asuransi

Sebanyak 100 saham naik, 656 saham turun dan 43 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 33,15 miliar saham, dengan total nilai Rp24,82 triliun.

Pelaku pasar masih panik pada perdagangan hari ini namun PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan langkah mengubah ketentuan auto-rejection bawah (ARB), dari 15 persen menjadi 7 persen. Direktur Utama BEI menjelaskan, kebijakan ini diambil agar investor memiliki waktu untuk mencermati perkembangan informasi sebelum mengambil keputusan investasi.

|Baca juga: IHSG Sepekan Terpangkas 14,91%

Dia mengakui, penyesuaian tersebut bukan kebijakan yang umum dilakukan, namun berdasarkan pemantauan BEI pada sesi pertama perdagangan hari ini, kebijakan itu terbukti cukup efektif meredam kepanikan pasar.

Sore ini BEI juga meminta klarifikasi kepada MSCI terkait latar belakang keputusan penyedia indeks global tersebut yang memasukkan Indonesia ke dalam proses konsultasi untuk mengubah klasifikasi pasar modal menjadi standalone market.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Karhutla Kalimantan Berpotensi Tekan Klaim Asuransi Kesehatan, Begini Kata OJK!

Member Login

or