Pefindo Tegaskan Peringkat BRI idAAA

Media Asuransi – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat “idAAA” untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2016 Tahap II Seri C PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) senilai Rp701 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 25 Mei 2021.

Berdasar keterangan resmi Pefindo yang dikutip Media Asuransi, Senin, 29 Maret 2021, kesiapan BBRI untuk melunasi obligasi tersebut didukung oleh aset likuid dalam bentuk penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lainnya senilai Rp127,2 triliun pada akhir Desember 2020.

Efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo. “Kemampuan obligor untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan obligor Indonesia lainnya adalah superior.”

Baca juga: Pefindo Tegaskan Peringkat idAA+ untuk Mandiri Tunas Finance

BBRI adalah bank komersial milik pemerintah, yang fokus pada kredit mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perusahaan memiliki 61.531 karyawan (hanya BBRI) yang beroperasi di dalam jaringan BBRI sebanyak 9.484 outlet yang berlokasi di seluruh Indonesia. Pada akhir Desember 2020, BBRI dimiliki oleh Pemerintah Indonesia sebesar 56,75% dan dimiliki oleh masyarakat sebesar 43,25%. Aca

Pada Senin, 29 Maret 2021 08.51.49 GMT+7, Aris Aca <teranggalih23@gmail.com> menulis:

Baca juga: 

Pefindo Tegaskan Peringkat BRI idAAA
Media Asuransi – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat “idAAA” untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2016 Tahap II Seri C PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) senilai Rp701 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 25 Mei 2021.

Berdasarkan keterangan resmi Pefindo yang dikutip Media Asuransi, Senin (29/03/2021), kesiapan Bank untuk melunasi Obligasi tersebut didukung oleh aset likuid dalam bentuk penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lainnya senilai Rp127,2 triliun pada akhir Desember 2020.

Efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo. “Kemampuan obligor untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan obligor Indonesia lainnya adalah superior.”

BBRI adalah bank komersial milik Pemerintah, yang berfokus pada kredit mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perusahaan memiliki 61.531 karyawan (hanya BBRI) yang beroperasi di dalam jaringan BBRI sebanyak 9.484 outlet yang berlokasi di seluruh Indonesia. Pada akhir Desember 2020, BBRI dimiliki oleh Pemerintah Indonesia sebesar 56,75% dan dimiliki oleh masyarakat sebesar 43,25%. Aca